Operasi Mata-mata Israel Bikin Roket Hamas Banyak yang Boncos

·Bacaan 1 menit

VIVAIsrael membongkar data baru pasca kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas Palestina. Diklaim Israel, ratusan roket yang ditembakkan pasukan Hamas ke wilayahnya gagal meledak dengan maksimal. Bahkan, tak sedikit yang melukai warga Palestina sendiri.

Menurut laporan yang dikutip VIVA Militer dari Mirror, sejumlah mata-mata yang berasal dari Badan Intelijen Israel, Mossad, telah disusupkan ke Palestina.

Hal ini diungkap oleh seorang sumber yang merupakan intelijen Barat yang tak disebutkan identitasnya. Sumber ini menyebut bahwa Mossad memang sengaja mengirim agen-agennya ke sejumlah wilayah, dengan tujuan utama melumpuhkan roket Hamas.

Alhasil, sejumlah roket yang sebagian besar adalah buatan Iran gagal ditembakkan. Tak hanya itu, meskipun berhasil ditembakkan, banyak roket yang tidak mampu menjangkau wilayah Israel. Ada pula yang justru jatuh di wilayah sendiri dan membuat warga Palestina luka-luka.

Sekitar 16 persen dari total 4.360 unit roket Hamas Palestina diduga gagal menerobos wilayah Israel, sepanjang 11 hari konflik. Israel mengklaim bahwa 680 serangan roket Hamas Palestina melukai warganya sendiri.

Di sisi lain, sistem pertahanan Iron Dome milik Israel diklaim mampu menghancurkan 90 persen roket Hamas yang masuk.

"Israel mungkin memiliki kemampuan spionase yang paling tajam di dunia. Komunitas intelijennya telah melakukan operasi menakjubkan di dalam wilayah musuh, termasuk membunuh ilmuwan Iran," ujar sumber tersebut.

Walaupun mengaku berhasil melakukan sabotase, pihak Israel masih memiliki keyakinan bahwa Hamas Palestina masih memiliki stok roket untuk dua bulan mendatang.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel