Operasional MRT Jakarta Terganggu Akibat Listrik Putus, Ini Kata PLN

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - PT PLN (Persero) memberikan penjelasan terkait operasional MRT Jakarta yang terganggu usai terputusnya pasokan listrik pada Jumat (10/9/2021) pukul 13.41 WIB.

PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya menyampaikan, secara umum tidak terdeteksi adanya gangguan pasokan listrik pada kurun waktu tersebut.

"Sehubungan dengan gangguan listrik pada Kereta Ratangga atau MRT Jakarta, dapat kami sampaikan bahwa pasokan listrik di sisi PLN normal," ujar SRM Komunikasi dan Umum PLN UID Jakarta Raya Ririn Rachmawardini, Jumat (10/9/2021).

Mengatasi hambatan listrik yang terjadi, Ririn mengatakan, PLN telah menghubungi MRT Jakarta untuk menyelesaikan kasus tersebut.

"PLN sudah berkoordinasi dengan pihak MRT atas permasalahan ini, dan hal ini masih dalam dalam proses investigasi internal MRT," sebut dia.

Sebelumnya, operasional MRT Jakarta sempat terganggu gara-gara hambatan pasokan listrik pada Jumat siang ini. Akibatnya, kereta sempat terhenti saat tengah melintas di jalur layang di kawasan Jakarta Selatan.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Penumpang Dievakuasi

Suasana Depo MRT Lebak Bulus, Jakarta, Senin, (12/7/2021). PT MRT Jakarta (Perseroda) mewajibkan penumpang membawa dokumen perjalanan, termasuk Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) untuk mendukung penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau (PPKM) Darurat. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Suasana Depo MRT Lebak Bulus, Jakarta, Senin, (12/7/2021). PT MRT Jakarta (Perseroda) mewajibkan penumpang membawa dokumen perjalanan, termasuk Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) untuk mendukung penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau (PPKM) Darurat. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Plt Corporate Secretary MRT Jakarta Ahmad Pratomo mengutarakan, seluruh penumpang di dalam kereta telah dievakuasi.

"Seluruh penumpang yang berada di empat rangkaian kereta yang masih berada di lintasan telah selesai dievakuasi," kata Ahmad.

Penumpang yang berada di gerbong mogok itu dievakuasi ke stasiun terdekat, yakni ke Stasiun Istora Mandiri, Lebak Bulus Grab, dan Blok A.

Ahmad menuturkan, saat ini semua dalam tahap pemulihan. Meski operasional di seluruh stasiun telah kembali normal, namun operasional kereta MRT masih dalam perbaikan.

"Untuk operasi Ratangga, saat ini dalam tahap pemulihan yang diperkirakan akan selesai pada pukul 15.00 WIB," ungkap dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel