Oppo Reno Ace 2 Hadir Bulan Depan dengan Fast Charging 65W

Liputan6.com, Jakarta - Oppo akan mengumumkan Reno Ace 2 pada April 2020. Menjelang kehadirannya, muncul informasi baru tentang smartphone tersebut.

Dilansir GSM Arena, Jumat (27/3/2020), Oppo Reno Ace 2 dilaporkan memiliki nama kode PDHM00. Menurut laporan terbaru, smartphone tersebut akan mendukung fast charging 65W.

Oppo PDHM00 juga akan kompatibel dengan jaringan 5G. Oppo melengkapi smartphone tersebut dengan baterai 4.000 mAh, dan dilaporkan bisa melakukan pengisian daya hingga 49 persen dalam waktu 10 menit. Hanya butuh waktu 28 menit agar bateri terisi 100 persen.

Oppo Reno Ace 2 juga diprediksi akan hadir dengan chipset Snapdragon terbaru. Sejauh ini belum ada informasi tentang harga jual Reno Ace 2.

Oppo Pastikan Stok Reno 3 Tak Terdampak Virus Corona

Oppo Reno3. Liputan6.com/Mochamad Wahyu Hidayat

Lebih lanjut, Oppo baru saja beberapa waktu lalu menghadirkan Reno 3 di Indonesia. Perangkat yang dijual seharga Rp 5,2 juta ini mengunggulkan kemampuan kamera di berbagai kondisi cahaya, termasuk di kondisi sangat minim cahaya.

Oppo membuka pre-order Reno 3 pada 17-26 Maret 2020. Namun, bagaimana dengan stok Reno 3 saat dunia dihantam pandemi virus Corona?

Diungkapkan PR Manager Oppo Indonesia, Aryo Meidianto, stok Reno 3 tidak terdampak dengan maraknya virus Corona, yang membuat produksi smartphone di pabrik berkurang.

"Oppo Reno pabriknya nggak terpengaruh di pabrik Tiongkok karena produksi Oppo Reno 3 dilakukan di pabrik lain di luar Tiongkok," tutur dia dalam Live Streaming Oppo Reno 3 yang disaksikan Liputan6.com, Selasa (18/3/2020) sore.

Aryo mengungkapkan, Oppo memiliki pabrik di beberapa negara di luar Tiongkok. Pabrik yang dimaksud ada di India, Pakistan, dan Algeria.

Meski begitu, Aryo mengatakan, untuk produksi perangkat flagship mungkin akan sedikit terdampak dengan merebaknya virus Corona. "Mungkin untuk produksi perangkat lebih rumit, seperti flagship akan sedikit terpengaruh. Tetapi, untuk Reno 3 masih sesuai schedule, pemesanan perangkat sudah ada stoknya dan buatan Indonesia," katanya.

(Din/Ysl)