Orang Hilang di Bukit Tangkiling Akhirnya Ditemukan Meninggal Dunia

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Palangkaraya - Pencarian orang hilang di Bukit Tangkiling di hari keempat akhirnya membuahkan hasil. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Muhamad Hariyadi mengatakan, korban atas nama Yongki berhasil ditemukan hari ini, Jumat (1/1/2021).

"Ditemukan di Lembah Bukit Tangkiling pada pukul 10.15 WIB. Korban dalam kondisi meninggal dunia," katanya.

Adapun koordinat penemuan korban, yakni 01°59’36” S - 113° 45’31” E dengan jarak kurang lebih 372 meter dari lokasi diduga korban terjatuh di Bukit Tangkiling.

Usai tim menemukan korban di Bukit Tangkiling, selanjutnya korban dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Doris Silvanus untuk selanjutnya kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.

"Atas penemuan korban tersebut, maka Operasi SAR kami tutup dan kepada unsur SAR yang terlibat kami ucapkan terima kasih dan selanjutnya unsur SAR tersebut kembali ke kesatuannya masing-masing," ujarnya.

Tim SAR gabungan yang turut melakukan proses pencarian, terdiri dari Basarnas Palangkaraya, Polresta Palangka Raya, BPBD Palangka Raya, Polsek Bukit Batu, Babinsa Tangkiling, Emergency Response Palangka Raya, Tagana, Mapala, relawan dan masyarakat sekitar.

**Ingat #PesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Kronologi

Sebelumnya dijelaskan, korban pada Minggu (27/12) pukul 16.00 WIB berjenis kelamin laki-laki bernama Yongki Astro Prayogi (41), merupakan warga Jalan G Obos Kota Palangkaraya.

Pada Pukul 15.10 WIB sebelumnya, diketahui korban sedang liburan Natal di Bukit Batu dan sempat memperbaharui status menggunakan Whatsapp di sekitaran Bukit Tangkiling pada pukul 16.00 WIB dan masih bisa dihubungi oleh pihak keluarga, namun kemudian hingga sebelum ditemukan, korban sudah tidak bisa dihubungi kembali.

Dijelaskannya, pencarian pada hari kedua dilakukan dengan cara penyisiran di sekitar area dengan pencarian ESAR dan dibagi menjadi dua SRU (SAR Rescue Unit), yaitu SRU Alpha dan SRU Bravo.

Kemudian pencarian di hari ketiga, dilakukan dengan teknik pencarian ESAR dan dibagi menjadi empat SRU, yaitu SRU Alpha, SRU Bravo, SRU Charlie dan SRU Delta.

Setiap tim melakukan penyisiran berdasarkan pembagian area yang telah ditentukan dengan total coverage area kurang lebih 2.000 m² di Bukit Kalalawit. Hingga pada akhirnya korban ditemukan di hari keempat.

Simak juga video pilihan berikut ini: