Orang Muda Ganjar salurkan bantuan bagi pelajar kurang mampu di DKI

Komunitas Orang Muda Ganjar (OMG) menyalurkan bantuan berupa peralatan sekolah bagi pelajar kurang mampu secara ekonomi di DKI Jakarta.

"Kita membagikan peralatan menulis untuk puluhan anak-anak di wilayah Galur," kata Humas dan Lembaga OMG DKI Jakarta, Widodo melalui keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.

Widodo mengatakan, siswa yang kurang mampu secara ekonomi mendapatkan peralatan sekolah, seperti buku, alat tulis, kaos kaki dan pensil warna.

Widodo mengungkapkan, kegiatan menyalurkan bantuan tersebut bagian dari mengimplementasikan sosok Ganjar Pranowo sebagai Gubernur Jawa Tengah dan digadang-gadangkan sebagai calon presiden yang peduli terhadap sektor pendidikan.

Diketahui, Ganjar menggulirkan sejumlah program yang peduli terhadap sektor pendidikan, seperti Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) gratis di Jawa Tengah.

Baca juga: Ulama di Condet dukung Ganjar maju pada Pilpres 2024
Baca juga: Relawan di Jakarta nilai Ganjar bawa perubahan kualitas pendidikan

Koordinator OMG Cabang Jakarta Pusat, Dimas Dum menambahkan, alat tulis merupakan salah satu kebutuhan utama yang sangat dibutuhkan anak-anak di wilayah Galur, Johar Baru, Jakarta Pusat.

"Sebab, anak-anak tersebut didominasi dari keluarga prasejahtera," tutur Dimas.

Dimas mengungkapkan, tingkat antusias masyarakat sangat tinggi untuk mengikuti kegiatan bantuan tersebut di Jakarta Pusat.

Program penyaluran bantuan tersebut, menurut Dimas, merupakan serangkaian acara masyarakat dengan tema kesenian.

Menurut Dimas, masyarakat Jakarta Pusat masih kental dengan kesenian daerah Betawi seperti ondel-ondel, pencak silat dan kesenian lainnya.

"Salah satunya melalui kegiatan seni. Sebab, di wilayah Jakpus masih sangat kental akan nilai-nilai seni Jakarta, mulai dari ondel-ondel, sanggar-sanggar keseniannya, dan pencak silat," tutur Dimas.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel