Orang Pertama yang Mencoblos Pemilu di India Meninggal di Usia 105 Tahun

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang warga India bernama Shyam Saran Negi disebut-sebut sebagai orang pertama yang mencoblos pemilu ketika India menggelar pemilu pertama sejak merdeka dari kolonial Inggris.

Sejak saat itu Negi selalu mengikuti pemilu India.

Dilansir dari BBC, Ahad (6/11), warga berusia 105 tahun itu kemarin baru saja meninggal setelah tiga hari lalu dia mencoblos pemilu untuk pemilihan anggota majelis di Negara Himachal Pradesh.

Pensiunan guru itu dianggap orang pertama yang mencoblos pemilu di negara bagiannya ketika tempat pemungutan suara dibuka selama lima bulan lebih awal pada 1951 untuk menghindari badai salju pada pemilu 1952.

Hasil pemilu itu dimenangkan oleh partai Kongres Nasional India dan Jawaharlal Nehru menjadi perdana menteri India pertama yang terpilih secara demokratis setelah Inggris berkuasa di negara itu selama hampir 100 tahun sejak 1848 hingga 1947.

Awal pekan ini Komisi Pemilihan Umum menggelar karpet merah untuk Negi ketika dia mencoblos buat pemilu 12 November mendatang.

Media India melaporkan itu adalah kali pertama Negi tidak mendatangi TPS karena dia sedang sakit parah.

Pada 2014 Negi menjadi duta pemilu untuk KPU buat mengajak warga berpartisipasi dalam pesta demokrasi itu dan dia juga membintangi video Google untuk tujuan yang sama.

Saat dia mencoblos Rabu lalu, harian The Tribute melaporkan Negi memberikan pernyataan untuk mengajak kaum muda ikut mencoblos.

"Kaum muda harus ikut berpartisipasi dalam proses demokrasi karena ini bukan hanya hak kita tapi juga kewajiban untuk ikut serta dalam pemilu," kata dia.

Dalam kampanye kemarin Perdana Menteri India Narendra Modi memberi penghormatan kepada Negi. Pemerintah mengatakan dia akan dikremasi dengan upacara kenegaraan di desanya di Kalpa. [pan]