Orang Terkaya Dunia Ternyata Tak Punya Rumah, Pilih Tinggal di Rumah Teman

·Bacaan 2 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Elon Musk, orang terkaya dunia kini menjadi sorotan setelah menyebut bahwa dia tidak punya rumah. Elon Musk mengungkap fakta tersebut dalam sebuah wawancara dengan organisasi nirlaba TED, di mana Elon Musk membahas kehidupannya sebagai orang terkaya dunia.

Mengutip USA Today, ketika ditanya tentang orang-orang yang mungkin tersinggung dengan kekayaannya yang luar biasa, Elon Musk mengatakan dia melihat kekurangan dalam kehidupannya. Dia mengakui bahwa dia tidak menghabiskan banyak uang untuk konsumsi pribadi.

"Bahkan, saya tidak memiliki rumah sekarang. Saya benar-benar tinggal di rumah teman," ungkap CEO Tesla dan SpaceX itu dalam TED Talks.

"Jika saya bepergian ke Bay Area, di mana sebagian besar engineering Tesla berada, pada dasarnya saya memutar melalui kamar tidur cadangan teman-teman," bebernya.

Tak hanya itu, Musk juga mengatakan dia tidak memiliki kapal pesiar atau liburan yang serba mewah, tetapi memiliki pesawat. "Jika saya tidak menggunakan pesawat, saya memiliki lebih sedikit waktu untuk bekerja," Musk menjelaskan.

Wawancara tersebut berlangsung mengikuti kekhawatiran tentang meningkatnya kekayaan miliuner dunia termasuk Musk.

Pada Januari 2022, kelompok advokasi dan keadilan ekonomi Oxfam merilis sebuah laporan yang menemukan 10 orang terkaya di dunia melipatgandakan kekayaan mereka selama pandemi, sementara pendapatan 99 persen orang di seluruh dunia menurun.

Berapa Banyak Harta Orang Terkaya Dunia?

Dengan gelarnya sebagai orang terkaya di dunia, peringkat miliuner terbaru Forbes menunjukkan Elon Musk memiliki kekayaan bersih sebesar USD 219 miliar.

Adapun mantan istri Jeff Bezos, yakni MacKenzie Scott, yang juga seorang miliuner yang telah menyumbangkan sebagian besar kekayaannya ke berbagai organisasi. Beberapa waktu lalu, Scott mempertanyakan distribusi kekayaan secara global.

"Kami semua berusaha untuk memberikan kekayaan yang dimungkinkan oleh sistem yang membutuhkan perubahan," tulis Scott dalam posting Medium.

"Dalam upaya ini, kita diatur oleh keyakinan rendah hati bahwa akan lebih baik jika kekayaan yang tidak proporsional tidak terkonsentrasi di sejumlah kecil tangan," kata dia.

Reporter: Natasha Khairunisa Amani

Sumber: Liputan6.com [idr]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel