Orang Terkaya Indonesia Low Tuck Kwong Borong Saham BYAN Rp 139 Miliar

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Salah satu orang terkaya Indonesia dan juga pemegang saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) Dato’Dr Low Tuck Kwong menambah kepemilikan saham BYAN pada 17-21 Mei 2021.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/5/2021), Dato’ Dr Low Tuck Kwong membeli 10.084.700 saham BYAN dengan harga Rp 13.803,88 per saham. Orang terkaya Indonesia peringkat 25 pada 2020 versi Forbes ini diperkirakan rogoh dana Rp 139,20 miliar beli saham BYAN.

"Tujuan dari transaksi investasi dengan status kepemilikan langsung,” demikian mengutip dari keterbukaan informasi BEI diteken Dato Dr Low Tuck Kwong.

Dengan transaksi pembelian saham BYAN itu, Low Tuck Kwong memiliki 1,83 miliar saham atau setara 55,03 persen dari sebelumnya 1,82 miliar saham atau 54,72 persen.

Berdasarkan data RTI per 30 April 2021, pemegang saham BYAN antara lain Dato Dr Low Tuck Kwong sebesar 54,72 persen, PT Sumber Suryadana Prima sebesar 10 persen, Engki Wibowo sebesar 5,96 persen, masyarakat sebesar 29,32 persen.

Dato Dr Low Tuck Kwong masuk deretan 50 orang terkaya Indonesia versi Forbes pada 2020. Total kekayaan pendiri Bayan Resources ini mencapai USD 1,3 miliar atau sekitar Rp 18,65 triliun (asumsi kurs Rp 14.352 per dolar AS) per 24 Mei 2021.

Gerak Saham BYAN

Papan elektronik menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (30/12/2020). Pada penutupan akhir tahun, IHSG ditutup melemah 0,95 persen ke level 5.979,07. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Papan elektronik menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (30/12/2020). Pada penutupan akhir tahun, IHSG ditutup melemah 0,95 persen ke level 5.979,07. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Pada penutupan perdagangan saham Senin, 24 Mei 2021, saham BYAN naik 6,94 persen ke posisi Rp 15.400 per saham. Saham BYAN dibuka naik 100 poin ke posisi Rp 14.500 per saham.

Saham BYAN bergerak di kisaran Rp 14.500-Rp15.600. Total frekuensi perdagangan saham 539 kali dengan nilai transaksi Rp 2,1 miliar.

Sepanjang tahun berjalan 2021, saham BYAN melemah tipis 0,48 persen ke posisi Rp 15.400 per saham. Saham BYAN berada di level terendah Rp 12.000 dan tertinggi Rp 16.000 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 1.976 kali dengan nilai transaksi Rp 555,7 miliar.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel