Orang Tua Tak Izinkan Anak PTM Harus Lampirkan Surat Kesehatan dari Dokter

Merdeka.com - Merdeka.com - Pemerintah menertibkan SKB 4 Menteri perihal kebijakan kegiatan belajar mengajar selama pandemi Covid-19. Untuk daerah dengan level 1,2,dan 3 PPKM diizinkan menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen.

Namun demikian, tetap ada kelonggaran pada orang tua atau wali murid yang tidak mengizinkan anaknya ikut PTM sampai tahun ajaran berakhir.

"Orang tua/wali peserta didik masih dapat memilih sehingga anaknya dapat mengikuti pembelajaran tatap muka atau pembelajaran jarak jauh sampai tahun ajaran 2021/2022 berakhir," kata Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset,
dan Teknologi (Sesjen Kemendikbudristek), Suharti, dalam rilis yang diterima merdeka.com, Rabu (11/5).

Meski memberikan izin, pada orang tua atau wali murid yang mengingikan pembelajaran jarak jauh diminta menyertakan surat keterangan kesahatan dari dokter.

"Bagi orang tua/wali yang masih memilih pembelajaran jarak jauh perlu melampirkan surat keterangan kesehatan anaknya dari dokter," ujar Suharti.

Pemerintah pusat dan pemerintah daerah, katanya, juga diminta wajib melakukan pengawasan dan evaluasi secara berkala terhadap pelaksanaan pembelajaran dan melakukan surveilans epidemiologis. Jika ditemukan pelanggaran protokol kesehatan pada saat pembelajaran tatap muka berlangsung, harud diberikan sanksi.

"Dapat diberikan sanksi oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, ataupun kantor wilayah Kementerian Agama provinsi/kabupaten/kota sesuai dengan kewenangannya," katanya. [lia]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel