Osasuna Vs Real Madrid, Pemain Diperlakukan Seperti Boneka Salju

Zulfikar Husein
·Bacaan 1 menit

VIVAReal Madrid harus bermain imbang 0-0 melawan Osasuna dalam lanjutan LaLiga 2020/2021, di Estadio El Sadar, Minggu 10 Januari 2021, dini hari WIB. Pertandingan tetap harus digelar, kendati kondisi cuaca tidak begitu bersahabat

Salju terun begitu deras di daerah Pemplona sepanjang hari pertandingan. Lapangan yang licin membuat kedua tim memang kesulitan dalam memainkan bola. Bahkan, pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, terlihat kesal kenapa laga tetap harus digelar.

Padahal, sebelum pertandingan, skuad El Real sempat tertahan selama tiga setengah jam di pesawat. Seharusnya para pemain Madrid sudah terbang pada pukul 19.00 waktu setempat, namun mereka baru bisa terbang pada 22.30.

Penerbangan terbilang mulus dan skuad Madrid mendarat dengan selamat 45 menit kemudian. Atas keterlambatan ini, manajemen Madrid meminta laga diundur beberapa jam agar para pemain bisa beristirahat terlebih dulu.

Namun, LaLiga menolak permintaan dari Los Blancos dan pertandingan tetap dimainkan sesuai jadwal. Sebab, jika Madrid menolak bermain sesuai waktu yang telah ditetapkan, mereka bisa saja mendapat hukuman berupa pengurangan poin atau denda.

Hal itu ternyata turut dikomentari kiper El Real, Thibaut Courtois, yang menyayangkan sikap LaLiga. Menurut Courtois, LaLiga telah membuat para pemain tampil seperti boneka salju.

Kiper Real Madrid, Thibaut Courtois/Foto: Real Madrid
Kiper Real Madrid, Thibaut Courtois/Foto: Real Madrid

"Saya berterima kasih kepada orang-orang Osasuna karena memiliki lapangan seperti ini (yang bisa mengatasi derasnya salju). Tapi sangat disayangkan apa yang telah dilakukan LaLiga kepada pemain," kata Courtoius, seperti dikutip Marca, Minggu 10 Januari 2021.

"Mereka seharusnya tahu kondisinya, karena kami bisa bermain setelah melewati lepas landas dari landasan pacu yang beku, dan sekarang kami sulit pulang. Kami adalah manusia dan sekarang alam sedang menunjukkan kekuatannya," ucapnya.

"Kami telah melakukan apa yang diminta, tapi seolah-olah kami dianggap tidak datang, dan mereka akan mengurangi tiga poin dari kami. Menurut saya ini tidak aman, kami bukan boneka yang harus selalu dimainkan, bahkan saat salju," ujarnya.