Otak Soak Bikin Gaduh, Helikopter TNI Dituduh Kibarkan Bendera Komunis

·Bacaan 1 menit

VIVA – Warga jagat maya baru saja dibuat gaduh, penyebabnya ada manusia berotak soak menyebar hoax soal bendera raksasa berwarna merah yang terbang bersama helikopter militer milik Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Ceritanya sejak kemarin, di media sosial beredar video amatir yang direkam pria tak dikenal di Jakarta.

Dalam video itu terekam gambar sebuah bendera merah berukuran raksasa terbang di langit Jakarta dengan ditarik helikopter TNI.

Lantas perekam video menyebut bahwa bendera itu adalah bendera Republik Rakyat China dan disebut pula sebagai bendera komunis.

Video itu lalu menyebar dengan deras dan tanpa mencari tahu kebenarannya dan akibat minim ilmu serta pengetahuan, banyak pengguna medsos yang ikut-ikutan menulis narasi menyebut bendera itu punya komunis China.

Lantas bendera apakah itu sesungguhnya dan ada apa TNI menerbangkan bendera raksasa itu?

Ternyata bendera merah itu adalah bendera dan panji kebanggaan TNI, yang bergambarkan trimatra TNI.

Berdasarkan siaran resmi Penerangan TNI Angkatan Udara dilansir VIVA Militer, Rabu 4 Agustus 2021, aksi helikopter membawa bendera besar itu merupakan sebuah latihan yang digelar sejak 2 Agustus 2021 untuk menyiapkan pengibaran bendera Sang Saka Merah Putih berukuran besar di Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-76.

"Pada puncak peringatan HUT RI 76, TNI Angkatan Udara akan mengibarkan ukuran raksasa (20x30 meter) menggunakan helikopter di langit Jakarta," tulis TNI AU.

Menurut TNI AU bendera itu diterbangkan menggunakan helikopter Caracal EC-725 dari Skadron 8 dan pesawat NAS 332 Super dari Skadron 6 yang diterbangkan dari Pangkalan Udara TNI AU Atang Sanjaya, Bogor.

"Dalam latihan ini TNI membawa bendera bergambar lambang Mabes TNI dan kesatuan. TNI AD, TNI AL dan TNI AU. Latihan digelar hingga 5 Agustus 2021," tulis TNI AU.

Nah, bagi pengguna medsos sudah tahukan sekarang faktanya. Makanya lain kali perdalam ilmu pengetahuan biar otak enggak soak dan mudah termakan hoax.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel