Otoritas Nepal Laporkan Kasus Kematian Pertama Akibat Corona COVID-19

Liputan6.com, Kathmandu - Otoritas Nepal melaporkan kematian pertama di negaranya akibat Virus Corona COVID-19 pada Sabtu malam, 16 Mei 2020.

Dikutip dari laman Channel News Asia, Minggu (17/5/2020) pasien meninggal itu adalah seorang wanita berusia 29 tahun yang baru saja melahirkan.

Dari laporan otoritas Nepal, jumlah warga negaranya yang terinfeksi di negara itu mencapai 281 orang.

Pasien yang meninggal itu berasal dari distrik Sindhupalchowk, sekitar 90 km dari ibukota Kathmandu.

Ia dinyatakan meninggal dunia saat sedang dalam perjalanan ke rumah sakit untuk perawatan.

"Telah dinyatakan bahwa ini adalah kasus kematian pertama yang disebabkan oleh Corona COVID-19 di Nepal," kata Wakil Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Samir Kumar Adhikari dalam sebuah pernyataan.

Wanita itu melahirkan di sebuah rumah sakit di Kathmandu pada 6 Mei dan kemudian kembali ke rumahnya sehari kemudian.

Dia dirawat di rumah sakit setempat setelah menderita demam dan masalah pernapasan. Ketika kondisinya memburuk, dia dirujuk ke rumah sakit lain.

Bayi yang baru lahir dan anggota keluarga lainnya akan diuji untuk melihat apakah mereka tertular Virus Corona tersebut, lapor media setempat.

Diperlukan Tes Lebih Banyak

Ilustrasi Covid-19, virus corona. Kredit: Gerd Altmann via Pixabay

Nepal, yang memiliki populasi 28 juta, sejauh ini telah melakukan masa karantina. Para ahli mengatakan, kurangnya pengujian massal mungkin telah mencegah identifikasi kematian lainnya.

"Saya tidak berpikir ini adalah kematian pertama. Ada beberapa kasus kematian di mana gejala serupa terlihat, tetapi penyebabnya tidak jelas," kata ahli epidemiologi Lhamo Sherpa.

"Perlu ada lebih banyak tes, pelacakan kontak dan lebih banyak transparansi."

Pada bulan Januari, Nepal adalah negara Asia Selatan pertama yang melaporkan kasus Virus Corona. Negara ini telah dikunci sejak 24 Maret setelah kasus kedua dikonfirmasi.

Simak video pilihan berikut: