OTT di Kantor BPN Lebak, Polda Banten Tangkap 5 Orang

·Bacaan 1 menit
Desain Amplop THR. (Sumber: Twitter/@ketotolan_tolol)

Liputan6.com, Lebak - Operasi Tangkap Tangan (OTT) dilakukan Polda Banten di gedung Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lebak, Jumat, 12 November 2021, sekitar pukul 18.00 wib. Hasilnya, ada empat pegawai BPN dan satu jaro atau kepala desa (kades) yang ditangkap polisi.

Kini, lima orang itu sudah berada di Mapolda Banten, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Selama OTT di BPN Lebak, penyidik telah mengamankan 4 oknum pegawai BPN Lebak dan 1 oknum lurah di Kabupaten Lebak," kata Ditreskrimsus Polda Banten, Kombes Pol Dedi Supriadi, melalui rilis resminya, Sabtu (13/11/2021).

Oknum pegawai BPN Lebak yang terjaring OTT bekerja di bidang survei dan pengukuran. Kemudian, Polda Banten juga menyita sejumlah amplop yang berisikan uang tunai. Namun, polisi belum mengungkap jumlahnya.

Hingga kini lima orang yang tidak disebutkan identitasnya itu, masih menjalani pemeriksaan di Ditreskrimsus Polda Banten.

"Dalam operasi tangkap tangan, kami mengamankan beberapa amplop berisi sejumlah uang. Selanjutnya kita masih melakukan pendalaman," terangnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Polda Banten Dalami Peran Pegawai BPN dan Kades

Polda Banten masih belum menjelaskan terkait keberadaan uang tersebut, beserta nominalnya.

Begitupun terkait lima orang yang ditangkap, kepolisian belum memberikan penjelasan resminya.

"Dugaan tindak pidana korupsi. Kami akan informasikan total jumlahnya pada Senin, karena penyidikan masih berlangsung," kata Kabid Humas Polda Banten, AKBP Shinto Silitonga, saat dikonfirmasi, Sabtu (13/11/2021).

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel