Pabrik Bir Tertua Letaknya di Kuburan Mesir Kuno Ditemukan

Ezra Sihite, Dinia Adrianjara
·Bacaan 1 menit

VIVAArkeolog Amerika dan Mesir yang bekerja di salah satu situs bersejarah paling terkemuka di Mesir kuno berhasil menemukan pabrik bir tertua yang pernah terungkap di dunia.

Sekjen Dewan Barang Antik Mesir Mostafa Waziri mengatakan pabrik itu ditemukan di Abydos, sebuah kuburan kuno yang terletak di gurun sebelah barat sungai Nil yang berjarak lebih dari 280 mil di selatan Kairo.

Waziri mengungkapkan pabrik bir itu diduga berasal dari masa pemerintahan Raja Narmer yang dikenal karena penyatuan Mesir kuno pada awal periode Dinasti Pertama (3150 BC-2613 BC).

Arkeolog menemukan delapan unit, masing-masing memiliki panjang sekitar 65 kaki dan lebar 8 kaki. Semuanya berisi sekitar 40 baskom tembikar dalam dua baris. Diduga wadah tersebut digunakan untuk memanaskan campuran biji-bijian dan air untuk menghasilkan bir.

Dilansir dari Independent, misi arkeologi bersama ini diketuai oleh Dr Matthew Adams dari Institute of Fine Arts di New York University dan Deborah Vischak selaku asisten profesor sejarah seni dan arkeologi Mesir kuno di Universitas Princeton.

Menurut Dr Adams, pabrik dibangun di daerah tersebut untuk menyediakan bir bagi ritual kerajaan. Arkeolog juga menemukan bukti yang menunjukkan penggunaan bir dalam upacara pengurbanan orang Mesir kuno.

Data Kementerian Barang Antik mengungkapkan pabrik itu pertama kali disebutkan oleh para arkeolog Inggris pada awal abad ke-20. Namun mereka tidak dapat menentukan lokasinya.

Tanah kuburan kuno Abydos terkenal dengan banyak monumen untuk menghormati Osiris, dewa dunia bawah Mesir kuno dan dewa yang bertanggung jawab untuk menilai jiwa di akhirat.

Banyak penemuan kuno didapatkan di Mesir dalam beberapa tahun terakhir dengan harapan dapat menarik lebih banyak wisatawan. Industri pariwisata Mesir telah terguncang akibat kekacauan politik menyusul pemberontakan pada tahun 2011 yang menggulingkan otokrat lama Hosni Mubarak.