Pabrik di Jerman berlomba produksi jarum suntik Covid-19

·Bacaan 2 menit

Bad Arolsen (AFP) - Perjuangan melawan Covid-19 tidak hanya menghasilkan vaksin dengan kecepatan tinggi, tetapi juga lonjakan permintaan terhadap miliaran jarum suntik.

Satu pabrik di Jerman sudah sibuk memproduksi tabung plastik kecil dan yakin kebutuhan global dapat dipenuhi.

"Tidak akan ada kekurangan jarum suntik, bahkan jika kami menghadapi tantangan besar," kata Otto-Philipp Braun, wakil direktur Almo, produsen alat suntik terkemuka Jerman.

Di lokasi produksi perusahaan di kota Bad Arolsen, Jerman tengah, terdengar suara dengungan keras mesin yang memenuhi aula.

Para karyawan mengatur jalur perakitan, mengenakan masker, jaring rambut, dan terkadang penutup telinga.

Mereka mengeluarkan jarum suntik sekali pakai 24 jam sehari, tujuh hari dalam satu pekan, ditujukan untuk digunakan di Jerman dan lebih dari 140 negara lain di seluruh dunia.

Satu mesin mencetak butiran plastik berkualitas tinggi menjadi jarum suntik tipis berukuran satu mililiter, sementara mesin lainnya mengeluarkan piston yang pas di dalam silinder dan diperlukan untuk mengeluarkan vaksin.

Piston plastik berwarna hijau, sesuai dengan logo perusahaan induk Jerman B.Braun, raksasa industri alat kesehatan dan masih dimiliki oleh keluarga Braun.

Sebanyak 64 jarum suntik dengan piston dihasilkan setiap 13 detik.

Setiap tahun, Almo mengeluarkan lebih dari dua miliar jarum suntik dari berbagai jenis.

Jarum yang dapat ditambahkan ke alat injeksi diproduksi oleh anak perusahaan B.Braun di Malaysia.

Perusahaan ini bermaksud menghabiskan 30 juta euro untuk jalur perakitan tambahan yang sebagian untuk mengatasi peningkatan permintaan untuk Covid-19.

Pesanan pertama datang dari BioNTech Jerman yang vaksinnya dikembangkan bersama dengan raksasa AS Pfizer dan sudah dikirim ke beberapa negara, dan dari CureVac, perusahaan Jerman lain yang kandidat vaksinnya sedang dalam uji coba tahap akhir.

"Kami dapat memproduksi 270 juta jarum suntik ukuran satu mililiter tahun depan, dan jika perlu tambahan 200 juta mulai 2022," kata Braun kepada AFP.

Untuk jarum suntik berukuran lebih besar yang juga digunakan untuk suntikan vaksin, Almo mendapat pesanan sekitar 500 juta unit untuk tahun 2020 dan 2021.

Saingan utamanya, raksasa AS Becton, Dickinson and Company (BD), awal pekan ini mengatakan telah menerima pesanan lebih dari satu miliar perangkat injeksi secara global sebagai bagian dari upaya inokulasi Covid-19.