Pabrik iPhone India segera dibuka kembali

·Bacaan 1 menit

Pabrik Foxconn, pemasok Apple, akan dibuka kembali setelah sempat tutup beberapa minggu karena aksi protes terhadap kesehatan karyawan.

Baca juga: Pabrik iPhone di India tutup karena pekerja keracunan makanan

Pejabat pemerintahan di negara bagian Tamil Nadu, India kepada Reuters, dikutip Senin, mengatakan manufaktur di kota Sriperumbudur akan dibuka lagi pada Rabu pekan ini.

Pabrik ini ditutup sejak 18 Desember setelah aksi protes karena lebih dari 250 pekerja sakit setelah keracunan makanan. Pabrik ini mempekerjakan 17.000 orang.

Setelah kejadian tersebut, Apple menempatkan pabrik pada masa percobaan karena sejumlah asrama dan ruang makan tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Menurut pejabat pemerintahan, Foxconn berencana kembali berproduksi secara bertahap, namun, belum tahu kapan pekerja bisa kembali penuh.

Pabrik Foxconn di India membuat iPhone 12 dan sedang uji coba produksi iPhone 13.

Salah seorang anggota parlemen negara bagian Tamil Nadu, K Selvaperunthagai menyatakan ketua Menteri Tamil Nadu, M K Stalin mengatakan pada majelis tersebut pabrik akan dibuka dengan 500 pekerja.

Selvaperunthagai juga mengatakan pemerintah negara bagian akan membangun hostel yang bisa menampung puluhan ribu pekerja dari berbagai industri untuk mengatasi kekhawatiran standar asrama dan ruang makan.

"Pemerintah jelas bahwa mereka tidak ingin insiden serupa terjadi lagi," kata Selvaperunthagai.

Tamil Nadu merupakan negara bagian di India dengan jumlah manufaktur terbanyak, sering dijuluki sebagai "Detroit dari Asia". Pabrik yang berada di sana antara lain BMW, Daimler, Hyundai, Nissan dan Renault.

Baca juga: Foxconn berencana bangun pabrik kendaraan listrik di India dan Eropa

Baca juga: Apple mulai perakitan iPhone 12 di India

Baca juga: Apple mulai kembali operasikan pabrik di India

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel