Pabrik mie legendaris di Semarang ternyata pakai formalin

MERDEKA.COM, Aparat Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus Polda Jateng membongkar industri rumahan yang diduga membuat dan mengedarkan mie basah berformalin. Penggerebekan ini berhasil berkat laporan warga sekitar.

Industri rumahan yang beralamat di Jalan Pajajaran Kemirirejo Kota Magelang itu, milik Suhariyanto alias Koh Icun. Pabrik ini telah beroperasi selama 30 tahun secara turun temurun.

Direktur Reserse dan Kriminal Khusus Polda Jateng, Kombes Mas Guntur Laupe mengungkapkan, setiap hari industri yang memiliki 10 pekerja itu, mampu memproduksi 4 kuintal mie basah berformalin.

"Mie berformalin itu diedarkan di wilayah Kota Magelang dan sekitarnya, serta di wilayah Yogyakarta," ujar Guntur dalam gelar perkara di kantor Direktorat Reserse dan kriminal Khusus Jalan Sukun Semarang, Jateng Senin (17/12).

Selain menangkap tersangka Suhariyanto yang merupakan pemilik industri mie basah itu, petugas juga menyita 50 sak tepung terigu, 200 kg tepung kanji, 200 kg mie basah, 5 liter formalin, sekantung tawas, 1 ons pewarna makanan tartrazine, 2 unit mesin press, dan 1 unit mesin pengaduk adonan, serta 1 unit timbangan.

"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kita menjerat tersangka dengan Undang-Undang No 7 tahun 1996 tentang pangan, dan Undang-Undang No 5 tahun 1984 tentang perindustrian. Tersangka kini mendekam di sel tahanan Dit Reskrimsus Polda Jateng.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.