PABSI kirim empat lifter ke Kejuaraan Dunia Junior sebelum SEA Games

·Bacaan 1 menit

Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI) Djoko Pramono mengatakan empat lifter akan bersaing di Kejuaraan Dunia Junior di Heraklion, Yunani, 2-10 Mei sebelum bertolak ke SEA Games Hanoi, Vietnam.

Mereka adalah Windy Cantika Aisyah (kelas 49kg), Najla Khoirunnisa (45kg), Juliana Clarissa (55kg) untuk sektor putri. Sementara satu lifter putra yakni, Rizki Juniansyah yang akan tampil di kelas 73kg.

"Kami tidak mau menjanjikan target muluk-muluk. Yang penting mereka tampil 'all-out', syukur-syukur mampu memecahkan rekor dunia," kata Djoko Pramono dalam keterangan tertulis, Rabu.

Baca juga: Terjunkan 13 lifter, PABSI tak bebani atlet dengan target di SEA Games

Pada sisi lain, Djoko Pramono bersyukur karena Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengabulkan permintaan PABSI untuk memberangkatkan 13 lifter untuk berlaga di SEA Games Hanoi yang akan berlangsung pada 12-23 Mei.

"Ketatnya prosedur pengiriman atlet ke SEA Games berdasarkan pantauan tim review terhadap prestasi atlet di Vietnam nanti, kami berterima kasih telah mengabulkan permintaan kami dan semoga para atlet membalasnya dengan prestasi gemilang," ujar Djoko Pramono menambahkan.

Dalam kesempatan ini, dia juga menyambut dengan tangan terbuka kehadiran kembali lifter Eko Yuli Irawan di Pelatnas PABSI.

"Eko Yuli Irawan merupakan bagian dari kami juga. Sebagai senior, Ia diharapkan mampu membimbing adik-adiknya di Pelatnas," kata Djoko Pramono.

Menyinggung soal peta persaingan di ajang SEA Games Hanoi, Djoko Pramono mengatakan pihaknya mewaspadai kemunculan kembali para lifter Thailand yang telah bebas dari sanksi doping, selain lifter tuan rumah Vietnam dan Filipina.

Baca juga: Menpora minta atlet yang terpilih ke SEA Games harus raih medali

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel