Ditantang ML Buktikan Rasa Cinta, Seksolog: Tinggalin Cowok Itu

Rochimawati, Diza Liane Sahputri
·Bacaan 1 menit

VIVA – Banyak wanita kerap mencurahkan hatinya akan permintaan pasangan yang meminta bercinta atau sering disebut ML sebelum menikah. Tak sedikit yang meminta hal itu sebagai dalih pembuktian rasa cinta. Lantas, bagaimana sikap tepat menurut pandangan pakar?

Nyatanya, seks atau hubungan intim bukan sebagai bukti rasa cinta yang tumbuh di antara kedua individu. Menurut Seksolog klinik Zoya Amirin, tak perlu harus bercinta agar membuktikan rasa sayang kepada kekasih. Apalagi, jika kamu penganut prinsip, tak ingin bercinta sebelum menikah.

"Tidak perlu bercinta untuk membuktikan cinta. Ketika ada orang yang meminta bukti itu, kemungkinan dia enggak cinta, yang harus dibuktikan adalah apakah kita bisa menjadi individu yang bertanggung jawab," beber Zoya dalam acara virtual bersama Fiesta Kondom beberapa waktu lalu.

Diakui Zoya, pasangan yang memang mencintai kita, malah akan mendukung prinsip yang dianut untuk menunda bercinta sampai nanti akhirnya menikah. Apabila pasangan tetap memaksa, Zoya menegaskan agar hubungan segera disudahi dan mencari pria yang lebih baik.

"Kalau cowok benar-benar sayang enggak akan maksa ceweknya untuk bercinta, dia takut kehilangan. Kalo cowok minta sesuatu pembuktian utamanya sex, please tinggalin, kalau cowok sayang bakal jagain," kata Zoya.

Ia menambahkan, adalah hak seorang wanita untuk menolak berhubungan seksual, apalagi jika hanya sebatas pacar. Terlebih, seseorang yang memaksa untuk bercinta, hal itu bisa termasuk dalam tindak kekerasan.

" Kalau Anda di bawah 18 tahun, Anda tidak memiliki konsen karena di bawah UU Perlindungan anak, sehingga termasuk dalam abuse," tuturnya.