Pacaran dengan Fatin Shidqia? Mikha Angelo Senyum  

TEMPO.CO, Jakarta – Fatin Shidqia dan Mikha Angelo dikabarkan tengah dekat dan lebih dari sekadar teman selama karantina di X Factor Indonesia. Keduanya digosipkan berpacaran dan kepergok nonton bioskop bersama El, anggota grup Nu Dimension.

"Cuma nonton doang sama El, tadinya mau ngajak Nudi, tapi yang dateng cuma bertiga doang. Ya, gitu aja, sih, jalan-jalan aja,” kata Mikha sambil tersenyum saat dijumpai di Studio RCTI, Jakarta, Sabtu, 18 Mei 2013. Mikha mengaku, ia, Fatin, dan El nonton bareng film Star Trek. Itu pun atas ajakan El.

Saat dikonfirmasi apakah jalan-jalan tersebut sebagai bukti hubungannya dengan Fatin, Mikha mengatakan, ia dan Fatin tidak ada apa-apa. »Enggak, sih, sebetulnya, orang mungkin pada ngira aja. Yang di karantina yang seumuran aku cuma dia (Fatin) doang sama Nudi,” kata Mikha.

Mikha mengakui, usia yang tidak beda jauh dan sama-sama berasal dari Jakarta membuatnya lebih nyambung saat bersama Fatin. »Sama-sama anak Jakarta dan umurnya enggak beda jauh, jadi gaulnya enggak beda jauh,” kata finalis yang tersisih di empat besar X Factor Indonesia ini.

Faktor sebaya yang membuatnya dekat dengan Fatin. Ditambah, saat masuk empat besar, otomatis interaksi hanya bisa dilakukan dengan finalis yang tersisa. »Udah tinggal dikit orang-orangnya. Lihat kita foto berdua aja orang-orang udah langsung komen, jadi sebenarnya enggak, sih,” katanya.

Mikha mengatakan bahwa ia dan Fatin memang dekat. Namun kedekatan itu sama seperti finalis lainnya di X Factor Indonesia. »Kalau dekat, emang dekat, semuanya sama aja,” katanya.

NANDA HADIYANTI

Topik terhangat:

PKS Vs KPK | E-KTP | Vitalia Sesha | Ahmad Fathanah | Perbudakan Buruh

Berita lainnya:

EDISI KHUSUS Cinta dan Wanita Ahmad Fathanah

Fatin Salah Tingkah Duet dengan Afgan di X Factor

Cantiknya Maudy Koesnaedi di Festival Film Cannes

Jadi Bintang, Fatin Jangan Lupakan Fatinistik

Tersingkir, Nu Dimension Pulang dengan Bangga

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.