Pacarmu Sering Mengatur? Ini 5 Cara Cerdas Mengatasi Pasangan yang Posesif

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Meskipun menyenangkan untuk merasa dicintai dan disayangi, ada perbedaan tipis antara perilaku peduli dan perilaku posesif. Jika Sahabat Fimela merasa pacar lebih posesif, dirimu harus mengatasi masalah ini secepat mungkin. Biasanya pasangan yang posesif memiliki kepercayaan diri yang rendah. Pacar yang posesif mungkin akan mencoba untuk menghentikan apa pun yang dirimu lakukan untuk mencapai tujuanmu. Untuk menghadapi pasangan yang posesif, ada beberapa cara yang dapat dirimu lakukan seperti berikut ini.

Jelaskan Perasaanmu

Pacarmu mungkin tidak tahu bahwa dia berperilaku posesif kepadamu. Mungkin ini hubungan pertamanya atau mungkin pacar terakhirnya memiliki kepribadian yang berbeda denganmu. Dia mungkin mengalami peristiwa dalam hidupnya yang menyebabkan dia menarikmu lebih dekat daripada yang dirimu inginkan. Berbicara tentang keinginan dan kebutuhan dalam hubungan selalu merupakan tempat yang baik untuk memulai.

Diskusikan Perilaku yang Menurutmu Tidak dapat Diterima

Jika dirimu mendapatkan perilaku yang menurutmu tidak dapat di terima dari pasanganmu, cobalah untuk melakukan diskusi. Ini harus berupa diskusi eksplisit dan pribadi di mana dirimu dapat berbicara secara terbuka tentang jenis perilaku yang tidak ingin ditoleransi dalam suatu hubungan. Perilaku yang tidak dapat ditoleransi misalnya seperti pasanganmu selalu mengatur waktumu, melarangmu bertemu dengan keluarga atau teman, bahkan tidak melarangmu melakukan apa pun yang menjadi tujuan hidupmu.

Jelaskan Kebutuhanmu dalam Hubungan

Pacarmu mungkin tidak mengetahui kebutuhan unik dalam hubunganmu, jadi penting bagimu untuk berkomunikasi dengannya. Ini dapat membantu meringankan perilaku posesifnya.

Diskusikan Komitmenmu Terhadap Hubunganmu

Ilustrasi/copyrightshutterstock/WHYFRAME
Ilustrasi/copyrightshutterstock/WHYFRAME

Perilaku posesif umumnya berakar pada kepercayaan diri yang rendah dan rasa tidak aman. Jika perilaku posesif pacarmu ringan, mungkin ada baiknya untuk mengingatkannya bahwa dirimu berkomitmen pada hubunganmu dan dia tidak perlu mengkhawatirkan niatmu.

Bersikaplah Realistis Tentang Apakah Hubunganmu Layak Diperbaiki

Jika pacarmu ingin mengubah perilakunya dan bersedia menghormati perasaanmu serta mendengarkan keinginanmu dan kebutuhanmu dalam hubungan, dirimu mungkin bersedia mencoba memperbaiki hubunganmu kembali. Namun, jika dirimu merasa tertekan, takut atau cemas dirimu harus meninggalkan hubungan tersebut.

Jika sedang berada dalam hubungan dengan pacar yang posesif, Sahabat Fimela harus segera mengambil keputusan untuk melanjutkan hubungan atau menyudahinya. Jika pacarmu tetap memiliki sikap yang seperti itu, dan menghambatmu dalam mencapai tujuan, sebaiknya ambil tindakan yang tepat.

Cek Video di Bawah Ini

#Changemaker