Pacquiao Dapat Tantangan Seram Sebelum Putuskan Pensiun

·Bacaan 1 menit

VIVAManny Pacquiao mendapat tantangan baru menyusul isu pensiun petinju asal Filipina tersebut. PacMan diminta untuk mewujudkan pertarungan melawan Errol Spence Jr terlebih dahulu.

Pacquiao harus menerima kenyataan pahit dikalahkan petinju Kuba, Yordenis Ugas dalam laga comeback yang digelar akhir pekan lalu. Duel dengan tajuk perebutan gelar juara kelas welter WBA ini dimenangkan Ugas melalui keputusan angka mutlak 116-112, 115-113 dan 116-112.

PacMan memang agresif dan dominan dengan melepaskan banyak pukulan namun hasil berkata lain. Ugas menampilkan pertarungan efektif, disiplin dan memanfaatkan dengan baik celah yang didapat.

Diketahui Pacquiao awalnya menantang petinju Amerika Errol Spence Jr yang tak terkalahkan untuk memperebutkan gelar WBC dan IBF.

Namun mendekati hari pertandingan, Spence mundur karena mengalami cedera mata kiri. Ugas kemudian tampil sebagai lawan pengganti. Usai kekalahan dari Ugas, Pacquiao diisukan bakal gantung sarung tinju, mengingat usianya kini sudah 42 tahun. Selain itu, spekulasi berseliweran bahwa Pacquaio akan mencalonkan diri sebagai wakil presiden Filipina.

"Di masa depan, Anda mungkin tidak akan melihat Manny Pacquiao bertarung lagi di atas ring. Saya tidak tahu. Tapi untuk berapa dekade, saya sangat senang dengan apa yang telah saya lakukan di tinju," kata Pacquiao, dikutip The Sun.

Namun ada tantangan yang diberikan oleh petinju asal Meksiko, Marco Antonio Barrera yang memintanya lebih dulu melawan Errol Spence Jr sebelum pensiun. Menurutnya itu akan menjadi sangat seru.

"Saya pikir akan menjadi sangat seru pertarungan antara Pacquiao versus Spence. Akan ada banyak tekanan terjadi di pertarungan itu," kata Barrera, seperti dilansir Boxingnews24.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel