Padang Diterjang Banjir, 300 Warga Dievakuasi

·Bacaan 1 menit

VIVA – Sebanyak 22 Kecamatan di Kota Padang, Sumatera Barat hingga kini masih terendam banjir akibat intensitas hujan yang tinggi sejak Rabu sore kemarin. Puncak luapan air yang menggenangi ratusan rumah warga, terjadi malam tadi. Sebanyak kurang lebih 300 warga dievakuasi petugas gabungan menuju titik yang lebih aman.

“Proses evakuasi dilakukan dari pukul 20.00 WIB hingga 00.00 WIB dinihari tadi. Setidaknya, 300 warga dievakuasi. Evakuasi dilakukan terhadap warga yang rumahnya tergenang air cukup tinggi kisaran 1 sampai 1,5 meter ya,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Padang, Sutan Hendra, Kamis 19 Agustus 2021.

Baca juga: Hutama Karya Klarifikasi soal Ricky Harun Komisaris HK Metals Utama

Dijelaskan Hendra, proses evakuasi difokuskan di beberapa titik yakni di Kecamatan Koto Tangah dan Kecamatan Kuranji. Di antaranya seperti kawasan Anak Air, Simpang Kalumpang, Parak Jambu, Palarik, Perumahan Berlindo, dan lainnya.

Evakuasi warga yang terjebak dilangsungkan menggunakan perahu karet di mana yang terbanyak adalah kelompok rentan seperti anak-anak, perempuan, dan lanjut usia.

"Warga yang dievakuasi kita ungsikan ke Masjid maupun Mushalla terdekat yang tidak tergenang air," ujar Hendra.

Hingga kini, belum ada data resmi yang dirilis otoritas terkait tentang berapa total rumah dan warga yang terdampak akibat banjir ini. Warga yang terdampak, hingga siang ini masih melakukan proses pembersihan sisa material yang terbawa arus banjir.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel