Pagar Kejari Palopo Roboh Didorong Mahasiswa saat Demo, Satpam Tewas Tertimpa

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang personel Satuan Pengamanan (Satpam) Kejaksaan Negeri Palopo meninggal dunia seusai tertimpa pagar. Pagar itu roboh setelah didorong mahasiswa yang sedang melakukan unjuk rasa di depan kantor Kejari Palopo, Kamis (21/7).

Kepala Kejaksaan Negeri Palopo Agus Rianto membenarkan meninggalnya seorang satpam bernama Abdul Azis (63) yang bertugas di pintu masuk kantor Kejari Palopo.

"Namanya Pak Azis. Dia tertimpa pagar yang roboh saat mahasiswa demo," ujarnya kepada wartawan, Kamis (21/7).

Setelah tertimpa pagar yang roboh, Azis sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat. Namun nyawanya tak tertolong.

"Informasi dari dokter yang menangani, Pak Azis meninggal dunia," ucapnya.

Polisi Masih Koordinasi

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor (Polres) Palopo Inspektur Polisi Satu (Iptu) Patobun mengaku masih berkoordinasi dengan Kepala Satuan Reserse Kriminal terkait kasus tersebut.

"Maaf, saya koordinasi dulu dengan Kasatreskrim," ujarnya singkat.

Berdasarkan informasi dihimpun merdeka.com, mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kejari Palopo untuk mendesak jaksa untuk menuntaskan sejumlah dugaan korupsi. Kasus yang didesak untuk dituntaskan di antaranya pengadaan kandang ayam, pembangunan puskesmas, kripik zaro, dan sejumlah proyek fisik yang diduga bermasalah. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel