Pagelaran Jatim Fair buka peluang kerja sama UMKM-pemerintah daerah

·Bacaan 2 menit

Pagelaran Jatim Fair 2021 dalam rangkaian Hari Ulang Tahun ke-76 Pemprov Jatim di Gedung Exhibition Hall Grand City, Kota Surabaya membuka peluang pelaku UMKM di wilayah itu menjalin kerja sama langsung dengan pemerintah kabupaten/kota.

Salah satunya, pelaku usaha kue berbahan sayur, Yuyun Mardjono, yang mendapat tawaran kerja sama dengan Pemkot Batu dalam penyediaan wortel sebagai bahan kue.

Yuyun di Surabaya, Minggu mengaku senang mendapat tawaran langsung dari Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso yang datang ke lokasi pameran dan melihat serta menikmati kue produksinya.

Yuyun bercerita, awalnya usaha olahan sayur menjadi kue ini ia lakukan karena menganggur, setelah setahun lalu harus menerima pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat dampak ekonomi pandemi virus corona (COVID-19) di Bali.

Yuyun mengaku tidak mau menyerah, dan berbekal keahliannya membuat kue, lantas mencoba bertahan hidup di Bali dengan mengubah olahan sayur menjadi kue.

"Karena suasana pandemi, saya membuat diferensiasi kreasi kue sehat berbahan dasar sayuran,” katanya, saat ditemui di Surabaya.

Pada awal karya kreatifnya, kue yang dibuat Yuyun tidak begitu laku, karena perekonomian Pulau Bali yang mengandalkan sektor pariwisata masih sangat terpuruk akibat pandemi.

Akhirnya, perempuan asal Kota Surabaya itu memilih pulang kampung ke Kota Pahlawan dengan mempertahankan kreasinya membuat kue berbahan dasar sayur demi menyambung hidup, dan menjualnya melalui akun media sosial instagram @oemahlegitdps.

Alhasil, dan tak disangka banyak yang pesan. Salah satunya yang diminati pembeli adalah "carrot cake" atau kue berbahan dasar wortel, selain itu kue bayam.

Perlahan namun pasti bisnisnya mulai berkembang, terlebih setelah dirangkul menjadi UMKM binaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) dan dibawah mengikuti pameran "Jatim Fair Hybrid 2021".

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso, mengapresiasi usaha Yuyun, dan sempat mampir di Stan TJSL SIER serta mencicipi "carrot cake" buatan Yuyun.

"Di daerah saya banyak petani wortel," kata Punjul, lantas menawarkan kerja sama agar wortel dari para petani di Batu langsung disalurkan ke Yuyun sebagai produsen "carrot cake".

"Ini luar biasa. Saya apresiasi untuk PT SIER yang membina UMKM model begini. Kami harus bergandengan tangan untuk bertahan dari krisis ekonomi akibat pandemi COVID-19," ujar Punjul.

Petani di Batu, lanjut Punjul, juga banyak menghasilkan susu, salah satu bahan dasar pembuatan kue sehat yang dibutuhkan Yuyun.

Punjul mengaku akan mengupayakan kerja sama antara Pemkot Batu, Pemkot Surabaya dan PT SIER agar nilai pasar wortel dan susu hasil petani bisa tetap stabil.

"Saya akan telepon Pak Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Apalagi Surabaya adalah pasar yang besar untuk produk pertanian Kota Batu," ucap Punjul, antusias.

Jatim Fair Hybrid 2021 digelar dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur ke-76 yang dijadwalkan berlangsung pada 8 - 12 Oktober 2021 dengan jumlah stan sebanyak 172 booth.

Baca juga: Bupati berharap Jatim Fair jadi momentum kebangkitan ekonomi Jember

Baca juga: Khofifah: "Jatim Fair Hybrid 2021" upaya pemerintah dukung UMKM

Baca juga: Gubernur harapkan Jatim Fair memotivasi UMKM tembus pasar ekspor

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel