Pak Ogah Kembali Dirawat di RS, Kondisinya Sempat Menurun Setelah Tak Mau Makan

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Kembali datang kabar kurang mengenakkan soal kesehatan Abdul Hamid, atau yang lebih dikenal sebagai Pak Ogah. Kondisi bintang acara kondang Si Unyil ini diketahui makin menurun, dan bahkan ia baru-baru ini dilarikan ke rumah sakit.

Dilansir dari tayangan Hot Issue di kanal YouTube Indosiar, Sabtu (15/1/2022), hal ini diduga terjadi karena Pak Ogah beberapa hari ini tak mau makan. Untungnya kini kondisinya berangsur membaik.

"Agak ngedrop-nya karena enggak makan. Tapi sekarang alhamdulillah agak mendingan, agak seger," kata Yuyun Widayanti, istri Pak Ogah.

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

vidio:Kondisi Pak Ogah Kian Memprihatinkan, Minta Pulang dan Ketemu Pak Raden

Badan Sakit

Pak Ogah dan istrinya. (Sumber: KapanLagi)
Pak Ogah dan istrinya. (Sumber: KapanLagi)

Yuyun menceritakan, sebelumnya saat ditanya apakah ada bagian tubuhnya yang tak enak, Pak Ogah menjawab badannya sakit semua.

"Tapi yang dipegang perut," kata Yuyun.

Sama Sekali Tidak Makan

Abdul Hamid atau Pak Ogah. (YouTube/  Indosiar)
Abdul Hamid atau Pak Ogah. (YouTube/ Indosiar)

Yuyun menambahkan bahwa keputusan membawa Pak Ogah opname ke rumah sakit karena keluarga khawatir karena ia sama sekali tak mau makan.

"Ya udah deh, daripada enggak masuk [makan] seperti kemarin itu, nge-drop enggak makan tiga hari. Sama sekali tidak makan," tutur Yuyun.

Reaksi Saat Ditanya

Ketika disapa tim Hot Issue, Pak Ogah menjawab pendek-pendek terkait kondisinya kini.

"Kalau dibilang enakan ya enakan. Dibilang enggak enakan ya, iya," kata dia.

Ingin Bertemu Pak Raden

Seperti diketahui, dalam beberapa waktu terakhi Pak Ogah sakit akibat mengalami penyumbatan di otak. Kondisi tubuh dan daya ingatnya semakin memburuk.

Beberapa hari lalu, ia mengatakan ingin pulang dan bertemu Pak Raden. Padahal, diketahui bahwa pemeran Pak Raden yakni Suyadi, sudah meninggal dunia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel