Pak Tino Sidin Punya Motor Kesayangan, Ini Tipenya

Yunisa Herawati
·Bacaan 1 menit

VIVA – Nama Tino Sidin pada hari ini menjadi viral di Indonesia, karena Google menampilan Doodle terkait pria yang pandai melukis tersebut.

Pria yang akrab disapa Pak Tino Sidin oleh anak-anak itu, lahir pada 25 November 1925 di Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara. Namanya menjadi tenar di era 1980-an, karena mengisi acara Gemar Menggambar yang tayang di TVRI.

Pada usia 20-an, ia mengajar seni menggambar di kampung halaman. Kemudian pada 1960, Tino Sidin melanjutkan sekolah di Institut Seni Indonesia Yogyakarta, atau yang dulu dikenal dengan nama Akademi Seni Indonesia.

Bukan cuma pandai mengajar, Tino Sidin juga memiliki banyak karya yang dianggap luar biasa. Jumlahnya yakni 115 sketsa hitam putih dan 35 sketsa cat serta spidol.

Keahliannya mengajar anak-anak menggambar juga dituangkan dalam bentuk buku, seperti Gemar Menggambar Bersama Pak Tino Sidin (Kanisius 1975), Ayo Menggambar (Balai Pustaka) dan Menggambar dengan Huruf (Karya Unipress 1992).

Sebuah museum didirikan di bekas kediamannya di Yogyakarta. Tino Sidin wafat di Jakarta pada 29 Desember 1995, di usia 70 tahun.

Dilansir VIVA Otomotif dari laman Instagram @dede.edun, Rabu 25 November 2020, Tino Sidin ternyata memiliki satu sepeda motor kesayangan, yakni Suzuki FR 80.

Kuda besi itu sempat direstorasi oleh seniman yang juga penggemar otomotif di Bandung, Jawa Barat dan kemudian dipajang di sebuah galeri.

Tahun lalu, kendaraan yang surat-suratnya masih atas nama Tino Sidin itu dilelang. Tidak diketahui siapa pemenangnya, namun motor itu dikabarkan laku puluhan juta rupiah.