Pakai Baju Dinas, Pria LGBT Cabuli Pemuda di Kamar Mandi Masjid

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang pria LGBT kepergok melakukan aksi pencabulan di salah satu masjid yang berada di Kelurahan Pematang Sulur, Telanaipura, Kota Jambi, sekitar pukul 10.30 WIB. Pelaku dan korban langsung dibawa ke Polsek Telanaipura, pada Senin (7/11).

Petugas keamanan di Kompleks Pematang Sulur Rt 23, Dedi, mengatakan, saat datang ke masjid untuk menyapu terlihat seorang laki-laki yang menggunakan baju seragam dinas pegawai negeri keluar dari kamar mandi masjid.

"Saat itu kami tegur orang itu karena ia menggunakan sepatu saya bilang, tolong dilepas sepatunya pak. Kemudian ia menjawab oh ya maaf. Setelah itu dia ke arah sepeda motor lalu menghidupkannya," kata Dedi saat di temui awak media pada Senin (7/11).

Kemudian, kata Dedi, tidak lama lagi ada satu orang laki-laki keluar dari kamar mandi yang sama, lebih muda dari pria sebelumnya. Karena curiga langsung ditangkap.

"Kita tangkap pria yang menggunakan kaos hitam tersebut dia mengaku telah disodomi pria yang berseragam tadi,” ujarnya.

"Saya tanya kamu dari mana? Dia jawab kenapa kamu tanya. Kemudian dia mengaku sudah disodomi sambil memegang bokong,” imbuh dia.

Menurut Dedi, pelaku sempat hendak melarikan diri. Dia pun bergegas minta bantu warga mengejar pria tersebut.

"Saat kami tanya bapak itu ia bilang bahwa kerja honorer di dinas sosial," jelasnya.

Dia menjelaskan, untuk kejadian tersebut itu sekitar 10.30 WIB, karena melihat betul yang keluar duluan itu orang menggunakan baju seragam. Kemudian dilanjutkan seorang pria menggunakan kaos hitam.

"Saat kita tanya sama korban, dia diiming imingi oleh pelaku dapat pekerjaan di pencucian mobil," jelasnya.

Kedua pria ini langsung dibawa ke Polsek Telanaipura. Hingga saat ini, pria tersebut berada dalam pemeriksaan polisi.

Sementara itu, Kapolsek Telanaipura AKP Yumika mengatakan, laporan dari masyarakat diduga telah terjadi perbuatan cabul di rumah ibadah.

"Kita turun ke TKP kemudian kita amankan pelaku dan korban berinisial MR dan saat ini korban lagi kita lakukan visum di rumah sakit Raden Mattaher," katanya.

Kata Yumika, untuk keterangan sementara pelaku berinisial FA merupakan seorang pekerja honorer di salah satu instansi dinas di Provinsi Jambi.

"Kita masih mendalami, untuk identitas pelaku tersebut apakah benar yang sesuai dengan keterangan pelaku,” ujarnya. [rnd]