Pakai Fitur Kekinian, Mobil Pikap Mazda Dibanderol Rp300 Jutaan

Pius Yosep Mali
·Bacaan 2 menit

VIVA – Pada tahun 2000-an produk Mazda yang dijual di dalam negeri cukup beragam. Selain mobil penumpang, merek otomotif Jepang itu juga menawarkan kendaraan niaga bernama BT-50.

Saat itu, Mazda BT-50 bersaing dengan banyak produk pikap dan mobil pikap kabin ganda untuk merebut hati masyarakat, mulai dari Ford Ranger, Mitsubishi Strada (Triton), serta Toyota Hilux.

Kini, Mazda lebih dikenal dengan citra kendaraan penumpang masyrakat level menengah atas. Produk yang ditawarkan pun kian berkelas, mulai dari hatchback sampai dengan sport utility vehicle (SUV) berperawakan bongsor.

Penjualan mobil pikap BT-50 diketahui sudah berakhir di Indonesia sejak tahun 2019 lalu, dengan unit terakhir yang ditawarkan versi full aksesori. Bahkan, keran impor mobil ini dari Thailand, sudah ditutup sejak tahun 2018.

Padahal, di negara lain Mazda masih menjual produk BT-50. Meski berstatus sebagai kendaraan angkut barang, mobil itu tetap memiliki penampilan dan desain khas pabrikan tersebut. Tak hanya itu, fitur yang disematkan pun tak kalah canggih dan moderen, layaknya mobil penumpang.

Melansir dari Carscoops, Senin 2 November 2020, Mazda BT-50 ditawarkan dalam dua model bodi baru di pasar otomotif Australia, yakni Single Cab Chassis dan Freestyle Cab Chassis.

Lahir sebagai kendaraan untuk mencari cuan, Mazda menyematkan jantung penggerak besar pada pikap barunya itu, yakni mesin empat silnder 3.000cc bertenaga 188hp, dan torsi maksimumnya 450Newton meter.

Pikap Mazda BT-50 Single Cab dan Freestyle Cab itu ditawarkan dalam dua versi, yakni berpenggerak dua dan empat roda. Keduanya hanya memakai transmisi otomatis enam penggerak untuk menyalurkan tenaga mesin ke roda.

Meski berstatus mobil niaga, Mazda BT-50 pikap dibekali fitur canggih berupa adaptive cruise control, airbag, Blind Spot Monitor, dan Emergency Lane Keeping Assist - Overtaking. Untuk membantu pengemudi saat parkir mundur, ada kamera yang dikoneksikan via layar head unit 7 inci.

Menebus mobil pikap ini, konsumen di Negeri Kanguru harus menyiapkan dana mulai dari AUD36.550 sampai AUD40.050, atau jika dikonversi setara dengan Rp375,6 jutaan sampai Rp411,6 jutaan.

Baca juga: Yamaha Luncurkan Skutik Pesaing Honda Vario, Lebih Canggih