Pakai gaun pengantin, komunitas WO di Ambon bagikan iftar Ramadhan

·Bacaan 2 menit

Komunitas pengusaha perencana pernikahan (wedding organizer/WO) melakukan pembagian 1.000 iftar (hidangan buka puasa) dengan memakai gaun pengantin, di Gong Perdamaian, Kota Ambon, Provinsi Maluku.

“Di bulan Ramadhan ini kami dari wedding organizer mengusung sebuah acara berbagi yang tidak biasa. Kami juga tidak sendiri, melainkan degan mengajak para vendor, serta melibatkan pengusaha di bidang jasa dan makanan dan minuman (Food and Beverage/F&B) di Kota Ambon,” kata Koordinator Epic Planer, Natalia Wika Baharudin, di Ambon, Ahad.

Ia mengatakan, 1.000 kebaikan yang dibagi bentuknya bervariasi. Ada produk usaha, voucher, makanan berat dan minuman dingin, yang diperoleh dari donasi berbagi pihak yang selama ini bekerja sama dengan Epic Planer.

Sebanyak 1.000 item kebaikan yang dibagi saat berbuka itu disumbangkan dari para sponsor F&B yang tergerak berbagi di bulan yang baik ini, seperti Banana Braga, Burgerak.id, Body’s, Barber, Original Caffe, Fidya Wedding, Debhy Salon, dan Beibeh Decoration.

“Kami menyadari bahwa keinginan untuk berbagi tidak bisa dilakukan seorang diri. Apalagi selama hampir sebulan penuh usaha di bidang jasa WO dan EO sempat vakum,” katanya.

Mereka sengaja menggunakan kostum gaun pengantin, dengan tujuan untuk menarik perhatian warga, sekaligus mengenalkan usaha jasa persewaan pakaian kepada masyarakat Kota Ambon.

“Selain tim Epic Palnner, vendor kami juga ikut berbagi di jalan. Dan menariknya mereka dari vendor memakai gaun pengantin adat dari beberapa daerah. Ini untuk sekaligus mempromosikan jasa usaha persewaan, siapa tahu di kemudian hari, ada warga yang membutuhkan jasa tersebut dan tinggal menghubungi mereka,” katanya.

Ia menyebutkan kegiatan ini dinamakan dengan "mendadak dinas", sebagai salah satu siasat mendukung usaha WO di bidang jasa EO WO yang nonjob selama sebulan.

Dengan konsep tersebut, kata dia, mereka juga mengenalkan lagi kepada warga mengenai usaha ini dan apa saja yang berkaitan di dalamnya.

“Untuk itu kami juga mengajak sejumlah selebgram yang nantinya selain berbagi mereka akan membantu kami dalam hal mengunggah kegiatan-kegiatan kami di sosial media,” katanya.

Menurutnya, dukungan ini sangat diperlukan serta baik, karena apa pun yang dilakukan tidak bisa sendiri serta harus bersama sama.

“Bahkan saya percaya dalam kondisi nonjob seperti ini usaha dan semangat kami tetap tidak akan padam dan selalu ada jalan untuk maju,” katanya.

Ia berharap sejawat di WO tidak patah semangat untuk melakukan kebaikan, juga saling menguatkan dan melakukan cara lain yang positif dalam mengenalkan usaha-usaha mereka ke masyarakat.

“Dan tak disangka kegiatan ini berhasil mengumpulkan donasi hingga 1.000 item kebaikan, semuanya kami peroleh dari dukungan vendor kami seperti makeup artis, katering, dekorasi, sewa atier, henna art, penyedia jasa sewa tenda, fotografer, vidografer yang selama ini bekerja sama dengan Epic Planer,” demikian Natalia Wika Baharudin.

Baca juga: Kawasan kuliner buka puasa di Kota Ambon ramai pengunjung

Baca juga: Pejabat dan ASN Ambon dilarang buka puasa bersama dan "open house"

Baca juga: Sama dengan daerah lain, kolak juga jadi incaran di Ambon

Baca juga: Pegadaian Ambon buka puasa bersama anak yatim

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel