Pakai Jaket Demokrat, Gita: Saya Diminta  

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perdagangan Gita Wirjawan menyatakan belum resmi masuk Partai Demokrat. Namun demikian, ia terlihat mengenakan jaket biru kebesaran Demokrat pada acara temu kader sekaligus perayaan hari ulang tahun ke-12 Demokrat di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 26 Oktober 2013.

Menurut Gita, ia diminta mengenakan jaket berlambang logo Mercy dalam acara itu. "Disuruh pakai jaket begini karena ini acara kader. Saya menghormati kader," kata Gita, di SICC, Sabtu siang. Namun, ia enggan berkomentar ihwal siapa yang menyuruhnya mengenakan jaket itu. "Sudah itu saja (jawaban saya)."

Sebelumnya, peserta konvensi calon presiden Demokrat tampak hadir dalam temu kader itu. Sekitar pukul 10.10 WIB, beberapa di antara mereka memasuki ruangan acara. "Mari kita sambut peserta konvensi calon presiden Partai Demokrat," kata seorang pembawa acara pria, sebelum acara resmi dibuka. Ribuan kader Demokrat pun menyambut kehadiran para peserta konvensi dengan bertepuk tangan.

Peserta konvensi yang berasal dari Demokrat terlihat mengenakan jaket biru kebesaran partai. Mereka adalah Marzuki Alie, Pramono Edhie Wibowo, Sinyo Haris Sarundajang, dan Hayono Isman. Yang bukan dari Demokrat terlihat mengenakan batik dan kemeja, yakni Anies Baswedan, Irman Gusman, Endriartono Sutarto, dan Dahlan Iskan.

Adapun temu kader ini dihadiri Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono beserta jajaran pengurus partai dari tingkat pusat hingga daerah. Total kader Demokrat yang hadir di acara ini diperkirakan sebanyak 10.250 orang. Acara ini sekaligus dijadikan sebagai konsolidasi partai menjelang Pemilihan Umum 2014.

PRIHANDOKO

Topik Terhangat:

Sultan Mantu| Misteri Bunda Putri| Gatot Tersangka| Suap Akil Mochtar| Dinasti Banten

Berita Terpopuler:

11 Kantor Bisnis Keluarga Ratu Atut

Bunda Putri Ternyata Alumnus IPB?

Analisis Wajah Ratu Atut: Pribadi Berambisi Besar

Prabowo Terakhir Minta Visa AS pada 2004 

Prabowo: Hakim Bisa Disogok, Apalagi Wartawan 

Siasati Banjir, Ini Dia Padi Apung dari Ciganjeng  

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.