Pakai Masker Bikin Sakit Kepala, Ini Trik Mudah Meredakannya

Rochimawati, Diza Liane Sahputri
·Bacaan 1 menit

VIVA – Pemakaian masker menjadi salah satu cara ampuh untuk mencegah penularan COVID-19 yang masih melanda di Tanah Air. Sayangnya, pemakaian masker sendiri kerap dikeluhkan lantaran menimbulkan sakit telinga dan kepala. Bagaimana mengatasinya, ya?

Masker memiliki jenis yang beragam dan harus disesuaikan dengan usia dan bentuk wajah tiap orang. Selain itu, disarankan memakai masker kain berbahan katun dengan tiga lapis agar mampu menyaring partikel virus dengan maksimal.

Untuk masker yang sedikit longgar pada anak, bisa diakali dengan memutar tali terlebih dahulu sebelum disematkan pada telinga. Bukan hanya keluhan masker yang longgar, banyak masyarakat yang mengalami sakit telinga dan kepala akibat terlalu lama memakai masker.

Diakui dr. Hemastia Manuhara Harba’i,Sp.THT-KL, hal itu memang kerap terjadi apabila tali masker terlalu erat dipasang di telinga. Lama kelamaan, rasa sakit bisa menjalar ke area kepala.

"Nggak selalu karena karet. Bisa juga karena terlalu berlapis dan lama dipakai kemudian memicu oksigen berkurang sehingga sakit kepala," ujarnya dalam acara Hidup Sehat, di TvOne.

Agar sakit kepala reda, disarankan membuka masker di area sepi selama 10 menit. Keringkan area wajah yang basah dengan tisu lalu kenakan kembali.

Apabila masih terasa sakit, boleh lakukan pemijatan di belakang telinga dengan tekan selama 10 detik. Serta, bisa ganti masker dengan jenis tali yang dipasang ke arah belakang kepala.

"Kalau masih sakit, banyak minum air putih dan bisa memakai parasetamol jika sakit tak tertahan. Apabila 2-3 jam masih sakit kepala, mungkin bisa ke dokter, khawatir kadar oksigen menurun," bebernya.