Pakai Masker Super Unik Saat Vaksin Covid-19, Pria Ini Jadi Sorotan

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Malaysia - Menggunakan masker saat keluar rumah menjadi salah satu cara untuk mencegah penularan virus Corona Covid-19.

Sadar akan pentingnya perlindungan ekstra saat di ruang publik, membuat seorang pria di Langkawi, Malaysia, membuat masker super nyeleneh untuk dipakai saat ia melakukan vaksin Covid-19.

Dalam gambar yang beredar di lini masa Facebook, terlihat pria itu menggunakan masker yang terlihat seperti alat snorkeling yang menutupi seluruh wajahnya. Masker tersebut bahkan terhubung dengan selang besar ke sebuah tabung kosong.

Aksinya tersebut sontak menarik perhatian publik, khususnya para pengguna jejaring sosial. Melansir dari World of Buzz, Sabtu (29/5/2021), pria itu merupakan warga negara asing yang berada di Kompleks Olahraga Langkawi Development Authority (LADA) pada 25 Mei lalu.

Dibenarkan Petugas

(worldofbuzz.com)
(worldofbuzz.com)

Petugas kesehatan distrik Langkawi, Dr Mansor Ismail mengatakan bahwa memang ada seorang pria yang memakai alat unik saat menerima vaksin Covid-19.

"Ya, benar pria asing itu hadir menerima suntik vaksin di Pusat Pemberian Vaksin (PPV) Kompleks Olahraga LADA dua hari lalu, 25 Mei 2021," kata Mansor.

Datang dengan Penampilan Normal

Mansor menambahkan bahwa ketika pria itu tiba di loket pendaftaran dan menerima suntikan, pria itu berpakaian normal dengan masker wajah.

"Saat dalam pemantauan, ia diyakini telah mengeluarkan perangkat dari tas yang dibawanya sebelum dipakai di atas kepala hingga menutupi wajahnya,"

Tak Mengidap Penyakit Pernapasan

Berdasarkan keterangannya kepada petugas kesehatan, laki-laki itu tidak mengidap penyakit yang berhubungan dengan pernapasan.

Ia mengatakan, pihaknya masih belum bisa memastikan mengapa pria itu memakai masker sedemikian unik sehingga berhasil menarik banyak perhatian.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel