Pakai Mesin Keenam, Vinales Start dari Pit Lane

Scherazade Mulia Saraswati
·Bacaan 1 menit

Kamis (5/11/2020) kemarin, Top Gun mengungkapkan, bahwa dia harus membatasi jarak tempuh saat sesi latihan bebas di Aragon karena kekhawatiran soal masa pemakaian mesin, hal yang dilakukannya lagi di Valencia akhir pekan ini.

Mesin kedua telah ditarik dari alokasi lima untuk musim 2020, tepatnya usai MotoGP Spanyol lantaran masalah keandalan, menyusul kegagalan finis yang dialami rekan setim Valentino Rossi pada balapan Jerez lalu.

Adapun, Vinales sudah membuka semua segel mesin yang dilokasikan. Bahkan sejak seri Misano hanya menggunakan mesin keempat dan kelima.

Baca Juga:

Pelanggaran Regulasi Mesin, Yamaha Dihukum Pengurangan Poin

Kekhawatiran harus membuka segel mesin keenam akhirnya terjadi juga. Yamaha mengonfirmasi pembalapnya itu akan start dari pit lane lantaran melampaui alokasi yang diberikan.

“Kami telah menunggu penalti (atas legalitas mesin) untuk membuat keputusan (mengenai mesin keenam Vinales), tapi sekarang kami terpaksa menggunakan yang keenam,” tutur Team Director, Massimo Meregalli kepada televisi Spanyol, DAZN.

“Jadi, dia akan start dari pit pada Minggu.”

Sebelumnya pabrikan garpu tala diganjar hukuman pengurangan poin usai terbukti bersalah melakukan perubahan teknis pada mesin yang mereka gunakan.

Yamaha Motor Company dikurangi 50 poin untuk klasemen konstruktor, sedangkan Monster Energy Yamaha MotoGP dipangkas 20 poin, dengan Petronas Yamaha SRT dikurangi 37 poin dalam klasemen tim.

Menyadari kesalahannya, skuad Iwata merilis pernyataan resmi, yang menyatakan bahwa mereka takkan melakukan upaya banding agar hukuman dibatalkan.

Baca Juga:

Yamaha Respons Positif Sanksi FIM