Pakai Platform Ini Main Game Berat Tidak Lagi Susah

Lazuardhi Utama, Misrohatun Hasanah
·Bacaan 2 menit

VIVA – Menurut laporan Newzoo jumlah gamer di seluruh dunia akan mencapai 2,8 miliar orang pada tahun ini. Dengan game yang lebih berat dan lebih besar yang dirilis oleh pengembang, maka lebih banyak gamer seluler akan bermain di lingkungan bebas gangguan dan bermigrasi ke platform berbasis PC, seperti BlueStacks.

Baru-baru ini, perusahaan asal Amerika Serikat (AS) itu meluncurkan update dari aplikasi emulator Android terbesarnya, BlueStacks 5 (Beta), yang mengunggulkan pada kecepatan (speed) dan kinerja (performance).

Baca: Meski Lagi Pandemi Bukan Berarti Enggak Bisa Rekreasi

Kepala Arsitek BlueStacks 5, Sharad Agarwal, mengaku teknologi App Container besutannya memungkinkan sebuah game dioptimalkan untuk berjalan di PC, Mac, dan perangkat lain tanpa pekerjaan tambahan yang diperlukan dari pengembang.

"Ini adalah komponen utama yang hilang pada Android di Chromebook dan aplikasi iOS di Mac. Kami melihat pasar untuk BlueStacks App Player berkembang pesat dengan dukungan Apple untuk menjalankan aplikasi iOS pada faktor bentuk Mac. Jadi, App Containers adalah kuncinya," kata dia, seperti dikutip dari situs xda-developers, Rabu, 17 Februari 2021.

Bukan itu saja. Agarwal juga mengklaim BlueStacks telah diunduh lebih dari 1 miliar kali sejak peluncuran pertama pada 2012 dengan lebih dari 500 juta pengguna di seluruh dunia.

"Rata-rata pengguna meminta pengalaman gameplay mendalam pada platform yang mudah digunakan, berkinerja cepat, dan tidak menuntut spesifikasi perangkat keras (hardware) tinggi," ungkapnya.

Ia menambahkan jika pengguna BlueStacks pada umumnya menghabiskan waktu rata-rata 5 jam bermain game seluler setiap harinya. Namun harus diingat, game seluler tidak dirancang untuk waktu bermain yang lama.

Fitur FPS Lock dan Long-flight memungkinkan gameplay berkelanjutan yang lancar, menjadikan BlueStacks 5 (Beta) baru sebagai platform yang cocok untuk sesi game maraton.

BlueStacks 5 (Beta) menjanjikan pengurangan 40 persen penggunaan RAM dari versi sebelumnya, sehingga menjadikannya platform game seluler paling ringan dan tercepat yang pernah dibangun. "Para gamer hanya perlu mencobanya untuk merasakan perbedaan," jelas Agarwal.