Pakai Wig dengan Alat Canggih untuk Menyontek, Peserta Ujian Ini Ditangkap

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, India - Kecurangan seperti menyontek memang marak di pemerintahan India yang sangat kompetitif, universitas dan bahkan ujian sekolah. Tak heran jika berbagai pihak berjuang dengan metode yang semakin canggih untuk membantu orang lulus.

Baru-baru ini seorang peserta ujian pemerintah di Uttar Pradesh, India, ditangkap pihak berwajib karena ketahuan menyontek dengan teknologi canggih.

Melansir dari India Times, Senin (27/12/2021), demi menyontek, peserta yang tak disebutkan namanya itu menyembunyikan perangkat nirkabel Bluetooth berteknologi tinggi di dalam wig bersama dengan headphone kecil di dalam telinganya. Namun, aksi curangnya tersebut berhasil terbongkar dan pria itu ditangkap.

Sebuah video yang dibagikan petugas IPS Rupin Sharma di akun Twitter-nya, menunjukkan bagaimana pihak berwenang mencoba mengekstrak perangkat dari wig perserta.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Terungkap berkat detektor logam

(indiatimes.com)
(indiatimes.com)

Yang lebih mengejutkan, headphone nirkabel yang digunakan oleh pria itu sangat kecil bahkan dia tidak bisa melepaskannya. Setelah diinterogasi, dia mengaku menggunakan di kedua telinganya.

Para penguji mengetahui rahasia tersembunyi ini setelah detektor logam mulai membunyikan bip di sekitar kepala peserta. Ini membuat penguji menyadari bahwa ada sesuatu yang mencurigakan pasti sedang terjadi.

Videonya viral

Video tersebut sontak menarik perhatian publik, khususnya para pengguna jejaring sosial hingga menjadi viral.

Banyak warganet menyuarakan keprihatinan tentang bagaimana kaum muda didorong untuk mengambil langkah-langkah putus asa dan ektrem agar bisa lolos ujian.

Sementara yang lain meminta pemerintah untuk memperkerjakan pria itu, karena kreativitasnya.

Bukan pertama kalinya terjadi

Namun, ini bukan pertama kalinya seorang peserta ujian pemerintah ditangkap dengan cara yang inovatif agar bisa menyontek saat ujian.

Baru-baru ini, lima orang ditangkap di Rajasthan karena diduga menjual ‘chappals’ yang dilengkapi perangkat Bluetooth senial 6 lakh kepada peserta yang muncul dalam ujian rekrutmen guru.

Peserta memiliki perangkat di dalam telinganya dan seseorang dari luar ruang ujian membantunya menyontek. Bukan hanya itu, sandal juga dibuat sedemekian rupa sehingga seluruh ponsel bisa muat di dalamnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel