Pakar: 2013 Saatnya Konsolidasi Partai

Jakarta (ANTARA) - Pakar politik Firman Noor mengatakan 2013 akan menjadi tahun konsolidasi internal partai politik untuk menguatkan "mesin politik" menghadapi Pemilu 2014.

"Partai-partai akan mulai melakukan penguatan struktur mulai dari tingkat pusat hingga daerah," kata Firman Noor dihubungi dari Jakarta, Senin.

Peneliti di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) itu mengatakan konsolidasi internal dan penguatan struktur itu dilakukan agar "mesin politik" partai memiliki pemahaman yang sama untuk menghadapi Pemilu 2014.

Karena itu, dia mengatakan kemungkinan akan ada pembersihan terhadap sejumlah pengurus partai yang selama ini dinilai "bandel" atau tidak sejalan dengan pemimpin partai.

"Misalnya Partai Demokrat yang mencopot Ruhut Sitompul dari jabatan Ketua DPP. Hal itu dilakukan semata-mata untuk menguatkan `mesin perang` dan komando di tangan pimpinan partai," tuturnya.

Menurut Firman Noor, penggantian dan pembersihan pengurus partai "bandel" dan tidak sejalan dengan pimpinan partai itu tidak hanya akan terjadi di Partai Demokrat.

"Hal itu juga akan terjadi di partai lain dengan hal-hal endemik yang berbeda. Kemungkinan kader-kader yang tidak sejalan dengan pimpinan partai akan dimarjinalkan atau disingkirkan," katanya.

Selain melakukan konsolidasi internal, Firman mengatakan partai-partai juga akan disibukkan dengan konsolidasi eksternal pada 2013.

Dia memperkirakan partai politik akan mulai "berjualan" pada 2013 untuk menghadapi Pemilu 2014 dengan melakukan pendekatan kepada konstituen dan basis massanya.

"Pada 2013 nanti, kader-kader partai akan mulai mendekati konstituen dan massanya dengan turun ke daerah-daerah untuk menjual partainya," ujarnya.(tp)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.