Pakar Etiket Inggris Diserang Netizen Asia, Sebut Tak Boleh Makan Nasi Pakai Tangan

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Inggris - Nasi adalah makanan pokok banyak negara di Asia Tenggara. Hidangan ini bervariasi dari berbagai tingkat, mulai semangkuk nasi goreng atau nasi kandar. Banyaknya variasi makanan yang menggunakan beras sebagai bahan utama membuat orang Asia Tenggara menjadi yang paling tahu tentang nasi.

Untuk memakan hidangan-hidangan tersebut, banyak dari kita yang menggunakan tangan dan bukan sendok ataupun garpu. Namun, akun Twitter @TheRoyalButler yang mengaku sebagai pakar etika Inggris sedang dikritisi karena dianggap mengunggah twit rasis karena tidak peka.

Mantan Kepala Pelayan Charles, William, dan Harry

ilustrasi nasi/copyright Unsplash/Vitchakorn Koonyosying
ilustrasi nasi/copyright Unsplash/Vitchakorn Koonyosying

Dikutip dari World of Buzz, Selasa (9/3/2021), orang di belakang akun Twitter ini adalah Grant Harrold, mantan kepala pelayan Pangeran Charles, William, dan Harry.

Walaupun twit ini bisa saja dibuat sebagai lelucon karena Harrold mengatakan untuk memakan nasi harus menggunakan pisau, unggahannya berhasil memicu kemarahan dari mayoritas komunitas Asia Tenggara yang percaya bahwa Harrold tidak memiliki otoritas untuk mengatakan hal tersebut.

Reporter : Paquita Gadin

Infografis Pangeran Harry dan Meghan Markle Mundur

Infografis Pangeran Harry dan Meghan Markle Mundur. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Pangeran Harry dan Meghan Markle Mundur. (Liputan6.com/Abdillah)