Pakar Gizi Unand : Pola asuh miliki peranan penting cegah stunting

Pakar gizi dari Universitas Andalas Sumatera Barat, Dr Denas Symon mengatakan pola asuh memiliki peranan penting dalam mencegah anak terkena stunting atau gagal tumbuh akibat kekurangan gizi.

"Walaupun kondisi ekonomi orang tua bagus namun pola asuh yang tidak sesuai maka dapat menyebabkan anak terkena stunting," kata dia di Padang, Senin.

Menurut dia stunting akibat faktor genetik hanya 20 persen dan 80 persen anak stunting disebabkan tidak mendapatkan asupan gizi yang cukup mulai dari kehamilan hingga lahir ke dunia.

Menurut dia pola asuh itu terbagi empat yaitu pola asuh dengan memastikan anak mendapatkan cara makan yang baik, kedua cara menjaga kebersihan di rumah, ketiga cara merawat anak dan pola asuh psikomotorik anak.

Baca juga: BKKBN: Pola asuh dan makanan instan jadi tantangan stunting di Babel

Baca juga: Ahli: Cegah stunting jangan hanya sampai 1.000 hari pertama kehidupan

Orang tua harus paham apa yang dimakan anak mereka dan apakah sesuai dengan kebutuhan gizi. Ia mencontohkan anak yang baru lahir atau usia 0 bulan itu hanya boleh meminum air susu ibu.

"Anak bayi itu ukuran lambung sebesar kelereng dan makanan yang paling cocok adalah ASI dan jangan diberikan makanan selain ASI hingga usia enam bulan," kata dia.

Kemudian kebersihan di rumah sangat berpengaruh terhadap anak karena rumah yang tidak bersih rentan membuat anak sakit dan menyebabkan sejumlah penyakit bermunculan.

Ketiga pola sauh dalam merawat anak juga memiliki peranan dalam mencegah anak terkena stunting dan pola asuh psikomotorik ini bagaimana anak mulai bisa memakai baju sendiri, anak dapat membedakan warna.

Ia mencontohkan di Kabupaten Agam dalam data yang dimilikinya data valid anak yang terkena stunting mencapai 2.228 kasus dan ini tentu harus dibicarakan secara mendalam dan butuh kerja sama seluruh pihak.

"Kita bisa menghadapi pandemi COVID-19 dan semua bersatu pada saat itu dan hendaknya dalam menghadapi stunting ini juga seperti itu. Stunting ini menyebabkan anak tidak mampu tumbuh dengan baik dan menyebabkan generasi yang tidak sehat," kata dia.

Baca juga: Pakar: stunting bukan karena gen tapi faktor lingkungan

Baca juga: Orang tua berpengetahuan, kunci agar anak tidak kerdil