Pakar: Jokowi Mampu Basmi Mafia Proyek Lingkungan

PDIP DKI Nilai Kampanye Hitam ke Jokowi Tidak Efektif di Jakarta

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pakar ekonomi energi dan lingkungan yakin jika Jokowi terpilih menjadi presiden, mafia proyek kehutanan dan perluasan lahan bakal diberantas habis..

Demikian dikemukakan Dr Posma Sariguna JK Hutasoit, Sabtu (5/7) menanggapi pernyataan yang diungkapkan Jokowi dalam Debat Capres bahwa ia akan mengelola manajemen dan pengawasan di bidang perhutanan dan program perluasan lahan bagi petani.

“Saya tahu betul, Pak Jokowi berlatar belakang pendidikan kehutanan, sehingga ia sangat memperhitungkan bahwa hutan adalah potensi bangsa ini yang jika dikelola dengan baik pasti akan mendatangkan kesejahteraan bagi masyarakat,” katanya kepada pers.

Posma juga optimistis jika Jokowi menjadi presiden, nantinya dia akan mempedulikan kesimbangan antara kelestarian lingkungan dan ekonomi.

Pengelolaan hutan selama ini, menurut Posma, sangat amburadul, “padahal hutan itu aset kita.”

Posma mengatakan, lewat visi misinya, Jokowi akan membuat peta hutan, sehingga tidak aka ada lagi tumpang tindih demi kepentingan pihak-pihak tertentu, terutama para mafia hutan dan mafia sumber daya alam.

Posma juga menyoroti program Jokowi yang akan mencetak sawah-sawah baru. Dia memberikan apresiasi kepada Jokowi, sebab ketika ditanya kubu Prabowo-Hatta Rajasa, Jokowi selalu menegaskan bahwa yang penting bukan mencetak sawah atau lahan baru, tapi harus melihat dulu lokasinya strategis tidak, di mana bendungan harus dibangun, di mana saluran harus dibuat.

Posma melihat dalam program itu, Jokowi tidak ingin kesalahan yang dilakukan Orde Baru terulang, sehingga pencetakan sawah itu hanya berfungsi tiga tahun, setelah itu tidak berguna, dan akhirnya Indonesia terus mengimpor beras sampai sekarang.

Baca Juga:

JK Kepada Hatta: Bapak Itu Tanya, Tapi Nggak Ngerti

Visi Misi Pangan Jokowi-JK Dinilai Brilian

Akademisi dan Aktivis DIY: Jokowi Pemimpin Merakyat dan Membumi

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel