Pakar Kesehatan: Tidak Perlu Vaksinasi Massal untuk Cegah Cacar Monyet

Merdeka.com - Merdeka.com - Para pakar kesehatan Afrika Selatan menyampaikan tidak perlu gerakan vaksinasi massal untuk mencegah penyakit cacar monyet. Mereka juga yakin kasus cacar monyet tidak akan merebak seperti Covid-19.

Cacar monyet merupakan endemik di Afrika Barat dan Tengah, dan kini telah menyebar di sejumlah negara di luar Afrika di antaranya Amerika Serikat, Israel, Kanada, Inggris, dan Uni Emirat Arab.

Benua Afrika juga belum menemukan kasus terkonfirmasi atau suspek cacar monyet dalam beberapa waktu terakhir. Namun otoritas kesehatan di Afrika tetap waspada setelah 200 lebih kasus suspek dan terkonfirmasi cacar monyet terdeteksi di 19 negara.

"Saat ini kita tidak perlu vaksinasi massal untuk cacar monyet. Ada banyak hal yang harus kita selidiki dari sudut pandang epidemiologi," jelas Direktur Eksekutif Institut Nasional Penyakit Menular Afrika Selatan (NICD), Adrian Puren, pada Rabu, dikutip dari Al Jazeera.

Peneliti lainnya dari NICD, Jacqueline Weyer mengatakan sejauh ini tidak ada "hal aneh, hal yang belum pernah kita lihat sebelumnya" dalam wabah cacar monyet di luar Afrika, "kecuali saat ini terjadi di tempat yang berbeda".

Weyer mengatakan, cacar monyet tidak terlalu menular seperti virus penyebab Covid-19.

WHO memperkirakan akan lebih banyak kasus cacar monyet karena pihaknya saat ini meningkatkan pemantauan di negara-negara di mana penyakit ini tidak pernah ditemukan. [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel