Pakar: Kewirausahaan Telah Jadi Isu Global

  • Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Tempo
    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    TEMPO.CO, Surakarta - Pembangunan jalan tol yang menghubungkan dua kota terbesar di Indonesia, Jakarta dan Surabaya, berdampak menyusutnya lahan pertanian. …

  • Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNnews.com
    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNNEWS.COM - Sekitar 75 persen dari penduduk Indonesia memenuhi kehidupannya dengan uang kurang dari 4 dollar AS per hari. …

  • Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    Merdeka.com
    Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    MERDEKA.COM. Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) menilai, sejak Presiden SBY mengeluarkan Instruksi Presiden No.15 Tahun 2011 tentang Perlindungan Nelayan, armada perikanan nasional justru bertumpuk di perairan kepulauan. …

Padang (ANTARA) - Pakar ekonomi nasional Asal Sumatera Barat Fahmi Idris mengatakan bahwa kegiatan kewirausahaan saat ini telah menjadi sebuah isu global.

Yang dimaksud global, kata Fahmi saat memberikan kuliah umum kewirausahaan di Universitas Andalas Padang, Rabu artinya telah menjadi sesuatu hal banyak yang dibicarakan di seluruh dunia.

"Beberapa pemimpin besar negara di dunia seperti halnya PBB, Presiden AS Barrack Obama kerap menyinggung kewirausahaan ini dalam pidato kenegaraannya yang isinya sebagian besar mengenai upaya pengembangan kegiatan kewirausahaan," sebutnya.

Di Indonesia sendiri ini telah menjadi tujuan prioritas dalam pengembangan ekonomi nasional, imbuhnya.

Salah satu buktinya, peranan koordinator bidang Usaha masyarakat kecil dan menengah (UMKM) dalam memberikan dukungan dana untuk pengusaha kecil guna mengembangkan usahanya.

Selain itu melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan melalui beberapa bank swasta nasional juga telah meningkatkan jumlah pelaku kewirausahaan di Indonesia.

"Ini tentunya sangat menguntungkan dalam pencapaian ekonomi bagi pelaku usaha dan juga dapat berperan dalam menciptakan berbagai lapangan kerja baru," katanya.

Meskipun demikian, menurutnya, pengembangan kewirausahaan yang paling efektif melalui lembaga pendidikan. Alasannya lembaga pendidikan memiliki sumber daya manusia yang kemampuan teknologi serta tingkat intelektualitas yang tinggi.

"Sangatlah tepat jika lembaga pendidikan tersebut dalam kurikulumnya menyisipkan pelajaran kewirausahaan sehingga nantinya akan dihasilkan para wirausahawan yang sukses dan memiliki daya saing tinggi," katanya.

Ia menambahkan, tentunya ini akan menjadi modal berharga dalam menghadapi perdagangan bebas tahun 2015 mengingat nantinya banyak pengusaha dari negara maju yang akan berdagang di Indonesia.

"Haruslah menjadi perhatian bagi seluruh kalangan untuk lebih mengembangkan kewirausahaan terutama dalam upaya filterisasi perdagangan bebas tersebut," ujarnya. (ar)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...

Artikel Bisnis Terpopuler