Paling Awal Umumkan Cakada, PDIP Disebut Parpol Paling Siap Hadapi Pilkada

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dinilai sebagai partai politik paling siap hadapi Pilkada serentak yang akan digelar pada Desember 2020 mendatang. Partai berlambang banteng ini pun diprediksi bakal mendominasi kemenangan.

Akademisi Universitas Wahid Hasyim, Joko J Prihatmoko mengatakan, selama ini PDIP memiliki strategi jitu menghadapi Pilkada, salah satunya melakukan penjaringan calon kepala daerah dari tingkat terbawah.

"Penjaringan calon dilakukan dari tingkat DPC, DPD, hingga DPP, sehingga proses ini menarik perhatian masyarakat," kata Joko, Kamis (23/7/2020).

Salah satu proses yang menjadi perhatian masyarakat baru-baru ini adalah saat Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri mengumumkan 45 calon kepala daerah yang akan diusung di Pilkada. Pengumuman ini terbilang cepat lantaran dinamika di internal PDIP terkait calon yang diusung sudah selesai.

Proses penjaringan calon yang menjadi perhatian dan pembicaraan masyarakat ini, kata Joko, akan meningkatkan elektabilias PDIP. Sehingga, calon kepala daerah yang diusung pun juga mendapat keuntungan dari strategi kelembagaan yang dilakukan PDIP ini.

"Kalau elektabilitas naik, calon kepala daerah yang diusung PDIP juga dapat untung. Mereka akan mendapatkan nilai tawar lebih di mata masyarakat," kata Joko.

Lawan Kotak Kosong

Sebelumnya, PDIP mengaku optimistis bisa mengajukan calon tunggal dalam Pilkada serentak 2020 di sejumlah wilayah. Salah satunya di Solo, di mana PDIP mengusung pasangan bakal calon Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa.

Sekretaris DPD PDIP Jateng, Bambang Kusriyanto menyatakan tak kurang delapan daerah yang diperkirakan bakal muncul kotak kosong dalam Pilkada Jateng. Fenomena itu, kata Bambang, dilihat dari belum ada satu pun calon di luar partainya yang mengumumkan rekomendasi.

Dengan begitu, dia memprediksi keberadaan kotak kosong berpotensi akan menjadi lawan bagi para calon wali kota/bupati yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Jawa Tengah.

"Yang kita pastikan lawan kotak kosong Kota Semarang, Kota Solo, Kebumen, Grobogan, Pemalang, Sragen, Wonosobo, Sukoharjo. Soalnya belum ada kandidat lain yang muncul," katanya, Minggu (19/7/2020).

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel