Paling Lambat, Harga BBM Naik 17 Juni 2013

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Merdeka.com
    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    MERDEKA.COM. Kementerian Perdagangan mengklaim industri fesyen muslim Indonesia saat ini paling ternama di dunia. Industri sejenis di Malaysia, negara muslim terdekat, dinilai belum mampu menyaingi. …

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa menegaskan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi bakal direalisasikan pada 15 Juni 2013.

Jika terjadi kemunduran, Hatta mengatakan paling lambat harga BBM naik 17 Juni 2013.

"Kalau lambat itu sudah harus selesai berdasarkan ketentuan perundangan," ujar Hatta, Senin (3/6/2013).

Hatta pun yakin kalau rancangan anggaran bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) tidak akan ditolak oleh DPR. Menurut Hatta, sebagian besar anggota DPR sudah menyetujui rancangan anggaran BLSM tersebut.

"Saya tidak pernah berpikiran itu akan ditolak, bahwa ada pembahasan-pembahasan yang mencapai titik kesamaan bisa saja terjadi," jelasnya.

Hatta mengatakan, sepanjang pembahasan APBN atau RAPBN selalu saja ada pembahasan yang mencapai satu titik temu antara pemerintah dengan DPR. Karena hal itu, Hatta optimistis BLSM pasti disetujui seiring dengan kenaikan harga BBM bersubsidi.

"Jadi saudara sudah tahu kalau APBN kita sudah diketok yang kita jalankan," ungkap Hatta.

Sebelumnya diberitakan Tribunnews.com, Menteri Keuangan Chatib Basri menegaskan kembali, pemerintah pasti akan menaikkan harga BBM bersubsidi.

Mengenai skema harga kenaikan, untuk harga premium akan naik Rp 2.000 atau dari Rp 4.500 menjadi Rp 6.500, sedangkan harga solar naik Rp 1000 atau dari Rp 4.000 menjadi Rp 5.000.

Baca Juga:

  • Menkeu: Naikkan Harga BBM, Pemerintah Tak Perlu Lobi DPR
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...