PAM JAYA sepekati pengalihan SDM demi kelancaran layanan

Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Perusahaan Air Minum Jakarta Raya (PAM JAYA) menandatangani kesepakatan bersama tentang Pengalihan Aspek Sumber Daya Manusia dalam Masa Transisi menjelang berakhirnya kerja sama dengan PALYJA dan AETRA pada 31 Januari 2023 mendatang.

Direktur Utama PAM JAYA Arief Nasrudin mengatakan pihaknya juga berencana membuka rekrutmen karyawan PALYJA dan AETRA sesuai dengan ketentuan rekrutmen PAM JAYA, serta pengalihan terkait hal lainnya yang berhubungan dengan sumber daya manusia.

Baca juga: Anies sebut penyertaan modal daerah kunci sukses perpipaan air Jakarta

“Sesuai kesepakatan, PAM JAYA dapat mempekerjakan karyawan kedua mitra dengan menyesuaikan kualifikasi yang dibutuhkan PAM JAYA dan mempertimbangkan sejarah karier, kepangkatan, dan pengalaman karyawan tersebut,” kata Arief dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.

Arief menjelaskan kesepakatan tersebut dibuat untuk memastikan masa transisi tidak mengganggu operasional pelayanan air di Jakarta.

Disebutkan pula kesepakatan ini diharapkan dapat menjaga suasana kerja yang terkendali, aman, kondusif, serta yang paling utama pelayanan kepada pelanggan tetap terjaga.

Baca juga: PT JUP-PAM JAYA kolaborasi rawat instalasi pengolahan air hutan kota

Nantinya, Arief menuturkan kedua mitra sepakat untuk tetap
memperhitungkan hak masa kerja karyawan kedua mitra sebelum dialihkan kepada PAM JAYA.

“Kami berterima kasih atas kerja sama dari kedua mitra (PALYJA dan AETRA) melalui kesepakatan ini, sehingga proses transisi dapat berjalan baik dengan tetap
mengutamakan kepentingan pelanggan,” tuturnya.

Selain itu, Arief menambahkan kesepakatan ini juga akan mencakup pengalihan pengetahuan sehubungan dengan aspek SDM, uji tuntas dan kajian lain yang berkaitan dengan SDM, pemetaan dan pemahaman mengenai aspek SDM yang berada di mitra, serta identifikasi informasi dan dokumen mitra yang terkait SDM. (Adv)

Baca juga: PAL Jaya dan PAM Jaya teken sinergi pemanfaatan lahan kelola limbah