Pameran produk UMKM meriahkan peresmian Banten International Stadium

Pameran produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) binaan Pemerintah Provinsi Banten ikut memeriahkan peresmian Banten International Stadium (BIS) .

Sedikitnya 40 UMKM binaan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan 15 UMKM binaan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Banten andil dalam kemeriahan peresmian BIS tersebut.

"Kita menyiapkan 15 stan untuk UMKM binaan sesuai kapasitas tempatnya," kata Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Banten Agus Mintono di area bazar UMKM dalam rangka peresmian Banten International Stadium Jalan Raya Pandeglang KM 6, Kelurahan Kemanisan, Curug, Kota Serang, Senin.

Baca juga: Raffi Ahmad tertarik kelola Banten International Stadium

"UMKM binaan Pemprov Banten sekitar 40 yang terlibat," kata Agus Mintono.

Menurut Agus, UMKM binaan yang ikut bazar menampilkan produk khas Banten, mulai dari kuliner, batik, serta kerajinan lainnya.

"Hadirnya Banten International Stadium menjadi pendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat. Nantinya setiap menyelenggarakan acara diusahakan ada stan untuk UMKM," kata Agus.

Sementara itu, salah satu pelaku UMKM, Retni Marliani mengaku bangga dilibatkan para pelaku UMKM dalam rangkaian peresmian Banten International Stadium.

Baca juga: Gubernur ingin pesepak bola dunia coba Stadion Internasional Banten

Baca juga: Banten siap bangun stadion berskala internasional

"Kalau stannya gratis disediakan oleh dinas, tentu senang dan bangga, karena ini bentuk cinta dan pemberdayaan dari pemerintah kepada UMKM yang ada di sekitar Banten," kata pemilik Dapur Jawara Olahan Ikan tersebut.

Ia berharap dengan hadirnya BIS dapat menjadi daya tarik wisatawan yang akan berkunjung ke Banten. "Saya bangga dengan adanya peresmian stadion yang berskala internasional, dan saya berharap stadion ini dapat meningkatkan minat wisatawan untuk datang ke Banten," kata dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel