Pameran seni Purbalingga ramaikan peringatan Hari Perdamaian Sedunia

·Bacaan 2 menit

Pegiat seni yang tergabung dalam Kie Art Cartoon School, Desa Sidareja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, menggelar pameran seni bertajuk Bazaar Art Cartoon Village Sidareja untuk meramaikan peringatan Hari Perdamaian Sedunia.

Pameran dalam balutan tema Indahnya Kebersamaan itu digelar selama tiga hari di Kelenteng Hok Tek Bio, Purbalingga, 14-16 Januari 2022.

"Ini merupakan pameran pertama kami dengan menampilkan pertunjukan dan hasil karya seni dari beberapa kelompok Pemuda Seni Kie Art Cartoon dari Desa 'Kartun' Sidareja," kata pegiat Kie Art Cartoon School Slamet Santosa di Purbalingga, Jumat.

Ia mengatakan Bazaar Art Cartoon Village Sidareja akan menjadi wadah bagi para pemuda seni dan seniman yang berkolaborasi dalam menampilkan karya-karya yang selama ini dilatih dan dikembangkan di desanya.

Dengan demikian, kata dia, karya-karya tersebut dapat dinikmati oleh masyarakat luas selain dalam misi mengedukasi dan melestarikan budaya Desa Sidareja.

Baca juga: Membangun jiwa seni melalui Desa Kartun di Purbalingga
Baca juga: Kie Art perkenalkan tradisi dan budaya Sidareja Purbalingga di Bali

Ia menjelaskan, selain karya pertunjukan seperti seni Ebeg Sidareja, seni karawitan, tari Ujungan 111th history desa, ataupun dalang Jemblung Kusno Umah Wayang, kegiatan ini juga menampilkan karya seni kerajinan tangan seperti lukisan, sepatu lukis, tas lukis, lampu lukis, kriya bamboo, dan ada juga karya blangkon Sudirman.

"Tentu saja dalam waktu ke depan akan dikembangkan dan lebih bervariasi dalam produk-produk handmade karya pemuda seni," katanya.

Pegiat Kie Art Cartoon School lainnya, Gita Thomdean mengatakan Bazaar Art Cartoon Village Sidareja juga semakin unik dengan kolaborasi seniman Ebeg Chune Mayong yang melukis secara langsung (live painting) dengan iringan gamelan Jawa.

Menurut dia, lukisan karya Ebeg Chune Mayong yang mengusung tema Kebhinekaan dapat dinikmati dalam acara untuk memperingati Hari Perdamaian Sedunia tersebut.

Bahkan, kata dia, Ebeg Chune Mayong menjadi figur panutan para pemuda seni Kie Kartun yang mempelajari keminatan di seni rupa.

"Terlebih beliau kini sangat aktif beraktivitas di Kie Art Cartoon School dan bersinergi dengan para pemuda seni. Beliau pun yang memfasilitasi untuk kami berkesenian di Kelenteng Hok Bio Tek, sehingga senada dengan konsep Indahnya Kebersamaan.

Sementara itu, Ketua Kelenteng Hok Tek Bio Purbalingga Dr Mulyadi mengatakan kegiatan pemuda Desa Sidareja dalam berkesenian sangat positif, sehingga dapat menjadi percontohan untuk anak muda lainnya.

"Apalagi semua yang berkegiatan di Kie Art Cartoon School juga tanpa dipungut biaya sama sekali. Pesan saya, fokuslah dalam berkarya terlebih dahulu dan tidak memprioritaskan keuntungan komersial sebagai hal nomor satu," katanya.

Baca juga: 105 grup ikuti "Purbalingga Dalam Pelangi Budaya"
Baca juga: Gubernur Jateng harapkan daerah gelar pawai budaya

Baca juga: Perajin keramik Purbalingga keluhkan masuknya produk Vietnam

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel