Pameran UKM Bangladesh soroti kiprah pengusaha perempuan

Pameran Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Nasional terbesar di Bangladesh dibuka di Dhaka, ibu kota Bangladesh, pada Kamis (24/11) dengan tujuan untuk mempromosikan para pengusaha dan memperluas pasar mereka melalui diversifikasi produk.

Xinhua mewartakan, sekitar 325 UKM memamerkan produk mereka, yang meliputi rami, produk pertanian dan kulit, produk kelistrikan dan informasi, hingga produk teknologi dalam pameran yang akan berlangsung selama 10 hari itu.

Menteri Perindustrian Bangladesh Nurul Majid Mahmud Humayun meresmikan pameran tersebut di Bangabandhu International Conference Center (BICC), yang juga dikenal sebagai Pusat Konferensi Persahabatan Bangladesh-China.

Md Mafizur Rahman, Direktur Pengelola SME Foundation, mengatakan setidaknya 60 persen dari total stan yang ada di pameran itu merupakan milik pengusaha perempuan. Dia mengungkapkan bahwa pihak penyelenggara memberikan prioritas kepada kaum perempuan di sektor industri kecil dan menengah.

SME Foundation, yayasan UKM Bangladesh, telah menyelenggarakan pameran tahunan tersebut sejak 2012.

Di sela-sela acara tersebut, rencananya juga akan digelar lima seminar tentang kemudahan pembiayaan bagi pengusaha UKM, pengusaha perempuan, teknologi, Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), dan pengembangan produk berbasis klaster.