PAN Dorong Pemerintah Lakukan Aksi Nyata Bantu Palestina

·Bacaan 2 menit

VIVA – Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) di DPR RI, Saleh Partaonan Daulay memberikan respons positif terkait sikap tegas Indonesia atas agresi yang dilakukan Israel kepada Palestina. Menurut Saleh, sikap tegas itu sudah semestinya disampaikan oleh Indonesia, apalagi agresi dan serangan Israel itu telah menewaskan ratusan orang warga Palestina.

Saleh menyoroti serangan brutal yang telah menimbulkan korban jiwa termasuk dari perempuan dan anak-anak. Menurutnya, serangan ini benar-benar tindakan biadab yang bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan HAM.

"Pernyataan Jokowi itu sudah tegas. Sangat bagus. Dari sisi retorika politik, semestinya sudah bisa menggalang dukungan negara-negara besar, terutama negara-negara Islam. Namun faktanya, Israel masih terus saja menyerang, bahkan lebih membabi buta," kata Saleh, Minggu 16 Mei 2021.

Dalam kokteks ini, PAN melihat bahwa pernyataan Presiden Jokowi itu perlu ditindaklanjuti. Setidaknya, kata Saleh, ada tiga langkah konkret yang bisa dilakukan.

"Pertama, Indonesia perlu meningkatkan diplomasi di pentas global. Diplomasi yang dilakukan saat ini sepertinya belum berujung pada pengambilan tindakan tegas kepada Israel. Negara-negara OKI dan juga PBB seakan tidak berkutik. Begitu juga dewan keamanan PBB yang semestinya mengambil inisiatif dalam menjaga keamanan dan ketertiban dunia seakan lumpuh tak berdaya," ujarnya.

Pemerintah Indonesia, menurut Saleh, sudah sepantasnya mendesak semua organisasi internasional terkait untuk melindungi rakyat Palestina. Tidak boleh sekadar retorika dan harus ada aksi nyata, sebab pembiaran atas tindakan keji Israel dapat menghilangkan kepercayaan dunia internasional kepada lembaga-lembaga besar yang ada.

Kedua, sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia semestinya dapat mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Palestina. Bantuan obat dan alat-alat kesehatan sangat diperlukan.

"Saya kira, pemerintah Indonesia bisa mengirimkan alkes (alat kesehatan) dan obat-obatan ke Palestina. Obat dan alkes pasti dibutuhkan. Apalagi, saat ini situasi pandemi. Belum tentu semua negara memikirkan mereka. Kitalah semestinya yang berinisiatif. Bantuan seperti ini bisa jadi jauh lebih efektif dalam jangka pendek dibandingkan diplomasi yang kadang membutuhkan waktu yang cukup lama," ujarnya

Ketiga, masyarakat Indonesia diharapkan dapat mengumpulkan bantuan pangan dan sandang bagi warga Palestina. Dalam situasi pandemi dan agresi yang dilakukan Israel, bantuan dari umat Islam Indonesia menjadi sangat dibutuhkan.

"Kita tidak bisa membiarkan warga Palestina dikepung sedemikian rupa tanpa ada bantuan pangan dan sandang yang memadai. Kita bisa berkontribusi dari sisi ini. Para donatur dan anggota masyarakat yang mampu diharapkan dapat berpartisipasi," ujarnya.