PAN Instruksikan Kandidatnya Tak Mainkan Politik Identitas untuk Raup Suara

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Sekjen DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno menegaskan, PAN menginstruksikan seluruh kandidatnya untuk menjadikan Pilkada Serentak 2020 sebagai ajang pertarungan ide dan gagasan, bukan pertarungan politik identitas.

"Kami berharap partai lain dan kandidat lain juga melakukan hal yang sama," ujar Eddy di sela Peringatan Acara Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar DPP PAN di Yayasan Al Ghazaly, Kota Bogor, Minggu (15/11/2020).

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI ini mengatakan, PAN mengusung kader internal di 5 Provinsi dari 9 Provinsi yang menyelenggarakan Pilkada 2020. PAN optimistis menjadi pemenang pada Pilkada Serentak yang akan digelar pada 9 Desember mendatang.

"Kader PAN maju di Pilgub Sulawesi Utara, Kalimantan Selatan, Sumatera Barat, Bengkulu dan Jambi. Insyaallah kami all out memenangkan pilkada serentak," ucapnya.

Ia menyatakan, strategi yang akan digunakan adalah mendekatkan diri kepada masyarakat dan berbuat yang terbaik. Ia mengingatkan kepada calon yang diusung PAN untuk tidak melakukan politik pragmatis.

"Politik pragmatis itu pasti akan dipraktikkan di lapangan. Karenanya, kita minta pesan moral disampaikan kepada masyarakat jangan sampai menggadaikan hak pilihnya 5 tahun ke depan demi sembako atau amplop berisi uang Rp 50 ribu. Sehingga nantinya yang terpilih tidak amanah," terangnya.

Patuhi Protokol Kesehatan Saat Kampanye

Eddy juga menegaskan, Kader PAN yang mengikuti Pilkada akan taat dan mengikuti protokol kesehatan yang sudah ditetapkan penyelenggara pemilu.

"Jumat nanti saya juga akan kampanye di Padang dilanjutkan hari Senin di Medan. Kampanye untuk kemenangan kader PAN sekaligus memastikan protokol kesehatan diikuti dengan ketat," pungkasnya.

Pilkada Serentak 2020 akan diselenggarakan 9 Desember mendatang. Pesta demokrasi akan digelar di 9 Provinsi, 224 Kabupaten, dan 37 kota.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: